Jokowi Bertolak ke Papua untuk Membuka PON XX 2021

Oleh: Andrian Pratama Taher - 1 Oktober 2021
Jokowi berangkat dari bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
tirto.id - Presiden Joko Widodo berangkat ke Papua dalam rangka kunjungan kerja, Jumat (1/10/2021). Jokowi diagendakan membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada 2 Oktober 2021 dan meresmikan sejumlah infrastruktur.

Berdasarkan keterangan dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi berangkat dari bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 09.20 WIB.

Jokowi dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura. Jokowi dan rombongan akan langsung bermalam dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.

Sejumlah pejabat yang mendampingi Jokowi yakni Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia; Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto; Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono; Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono; Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo; Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin; serta Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar.

Sejumlah menteri telah tiba di Papua sejak kemarin, Kamis (30/9/2021). Mereka yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhuka) Mahfud MD; Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian; dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Mahfud MD memastikan persiapan pembukaan PON XX Papua 2021 berjalan baik. Ia menjamin keamanan dan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan tersebut.

“Insyaallah dari sudut keamanan semuanya sudah diantisipasi secara berlapis, tapi penuh kedamaian tidak menakutkan. Tidak serem gitu, karena ini pesta olahraga," ujar Mahfud.



Baca juga artikel terkait PON PAPUA 2021 atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight