tirto.id -
Layanan disiapkan khususnya bagi jemaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani.
Ada dua skema pergerakan jemaah haji dari Mina ke hotel di Makkah. Pertama, Nafar Awal, yaitu jemaah yang menginap atau mabit di Mina sampai 12 Zulhijah. Mereka akan diantar dari Mina ke hotel di Makkah sebelum matahari terbenam.
Kedua, Nafar Tsani, yaitu jemaah yang menginap atau mabit di Mina sampai 13 Zulhijah. Mereka akan diantar dari Mina ke hotel di Makkah sejak 13 Zulhijah pagi.
"Kami siapkan layanan bagi jemaah Nafar Awal maupun Nafar Tsani. Layanan baik tenda maupun konsumsi di Mina akan tetap diberikan hingga seluruh jemaah kembali ke hotel di Makkah," tegas Muchlis di Mina, Sabtu (7/6/2025).
Penegasan Muchlis ini sekaligus menepis beredarnya rumor bahwa jemaah Nafar Tsani tidak akan mendapat pelayanan. "Rumor semacam ini jelas tidak benar alias hoaks," sebutnya.
Menurut dia, jemaah diberi kesempatan untuk memilih akan mengambil Nafar Awal atau Nafar Tsani. PPIH mendata usulan jemaah untuk mempersiapkan fasilitas penjemputan.
"Pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya sekitar 60 persen mengambil Nafar Awal, sedang 40 persen mengambil Nafar Tsani. Data tahun ini masih direkonsiliasi," ujarnya.
"Apapun pilihan jemaah, kita tetap berikan pelayanan sampai fase akhir mabit di Mina pada 13 Zulhijah 1446 H," pungkasnya.
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id

































