tirto.id - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) mencatat telah terjadi peningkatan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed, atau MBZ, per Selasa (23/12/2025) kemarin.
Berdasarkan data PT JJC, tercatat ada sebanyak 34.855 kendaraan yang melintasi Jalan Layang MBZ. Volume kendaraan itu meningkat sebesar 65,06 persen dari lalu lintas normal, yakni sebanyak 21.116 kendaraan.
Sementara itu, volume lalu lintas kendaraan yang mengarah ke Jakarta melalui Jalan Layang MBZ pada H-2 libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat mencapai 29.838 kendaraan, naik hingga 40,48 persen dari kondisi lalu lintas normal sebanyak 21.240 kendaraan.
“Sejak H-7 sampai dengan H-2 libur Nataru 2025/2026, PT JJC mencatat sebanyak 209.684 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ atau terjadi peningkatan sebesar 32,33 persen dari lalu lintas normal sebanyak 158.454 kendaraan,” tulis PT JJC dalam keterangan resminya, dikutip Tirto pada Rabu (24/12/2025).
Sedangkan untuk kendaraan yang menuju Jakarta, melalui Jalan Layang MBZ, sejak H-7 sampai dengan H-2 libur Nataru 2025/2026, PT JJC mengumumkan ada 192.822 kendaraan yang melintas, atau meningkat sebesar 16,32 persen dari lalu lintas normal sebanyak 165.775 kendaraan.
Sebagai upaya antisipasi lonjakan arus lalu lintas selama libur Nataru 2025/2026, PT JJC menyiagakan sarana dan prasarana layanan jalan tol, terdiri dari empat unit kendaraan Layanan Jalan Tol, sembilan unit mobil derek, satu unit Rescue, dua unit Ambulans, dua unit kendaraan Kamtib, serta empat unit motorist yang disiagakan untuk membantu pengisian BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar saat terjadi kepadatan lalu lintas. Upaya ini juga didukung oleh tiga unit kendaraan Patroli Jalan Raya dari pihak kepolisian.
PT JJC mengimbau kepada pengguna jalan tol yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ agar selalu mengutamakan keselamatan dengan mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dan memastikan keadaan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima.
“Memperhatikan kecukupan BBM dan daya listrik kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas bila terjadi kepadatan lalu lintas, serta melakukan perencanaan perjalanan dengan baik, termasuk memilih waktu perjalanan yang tepat dan menghindari jam-jam puncak arus libur,” pungkas PT JJC.
Editor: Farida Susanty
Masuk tirto.id

































