Menuju konten utama

Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Hari ke-1 Senin, 6 Mei 2019

Cara mengecek jadwal imsakiyah di Kota Blitar hari ke-1, hari ini Senin, 6 Mei 2019 atau bertepatan dengan 1 Ramadan 1440H dapat dilihat di Tirto.id. Informasi mengenai menu sahur juga dapat dilihat di sini.

Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Hari ke-1 Senin, 6 Mei 2019
Cek waktu imsak di Kota Blitar pada hari ini Senin, 6 Mei 2019.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ibadah puasa 1 Ramadan 1440H atau Senin, 6 Mei 2019 di Kota Blitar pada hari ini akan memasuki waktu imsak. Bagi umat muslim di Kota Blitar atau mereka yang sedang singgah di kota ini, penting untuk mengetahui informasi jadwal imsak dan salat subuh, khususnya alamat masjid, jika lokasinya cukup jauh saat ingin beribadah.

Para musafir yang kebetulan sedang singgah di Kota Blitar dapat melakukan ibadah salat subuh di Masjid BAITURRAHMAN. Masjid ini beralamat di JL. IR. SOEKARNO 11 B KOTA BLITAR. Menurut Kemenag RI, Masjid BAITURRAHMAN termasuk jenis masjid Masjid Jami. Masjid BAITURRAHMAN dibangun pada 1992. Jumlah daya tampungnya 50 - 100 jamaah.

Sholat subuh berjamaah juga dapat dilakukan di Masjid Nur PRAWIRO. Alamat masjid ini berada di Jl. Pamenang No. Kemenag RI mengkategorikan masjid Masjid Nur PRAWIRO sebagai masjid Masjid Jami.

Masjid Nur PRAWIRO dibangun pada 2015. Daya tampung di dalamnya mencapai 50 - 100 jamaah.

Sementara untuk warga Kota Blitar, umumnya menjalankan ibadah salat subuh di Masjid Agung Kota Blitar., Masjid ternama di Kota Blitar ini beralamat di Jl. Masjid No. 103 Kel. Kauman Kec. Kepanjen Kidul Kota Blitar. Dalam catatan sejarah, masjid ini dibangun pada 1820. Ruangannya memiliki daya tampung > 200 jamaah.

Menyambut puasa 1 Ramadan 1440H atau Senin, 6 Mei 2019, Tirto juga menyediakan jadwal imsak, subuh, zuhur, asar, berbuka, magrib, dan isya di Kota Blitar sebagai berikut:



Selain jadwal imsak, umat muslim juga perlu memahami makna penting sholat tarawih. Menurut kitab Durratun Nasihin keutamaan sholat tarawih di bulan Ramadhan seperti diriwayatkan Ali bin Abi Thalib ra. Bahwasannya Rasulullah SAW pernah ditanya seseorang mengenai fadhilah (keutamaan) sholat tarawih di bulan Ramadhan, maka beliau berkata “(fadhilah tarawih) di malam hari, maka beliau berkata “(fadhilah tarawih) di malam Ramadan ke-1 adalah membebaskan seorang mu’min dari dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan ibunya..

Tausiah Harian

Salah satu hal yang harus ditahan dalam puasa adalah hawa nafsu dalam bentuk syahwat. Berkaitan dengan itu, banyak orang bertanya tentang, misalnya, hukum berciuman pasangan suami-istri di kala puasa.

Kesimpulan berdasarkan hadis, ciuman bagi mereka yang sedang puasa tidak membatalkan puasa. Inipun dengan syarat: ciuman tersebut tidak disertai syahwat.

Tetapi ada hal lain yang harus dijunjung tinggi, yaitu etika. Secara etika, ciuman di siang hari bulan Ramadan hendaknya dihindari. Tujuannya demi menghormati puasa itu sendiri.

Paling tidak ada dua hadis yang menjelaskan diperbolehkannya seseorang yang sedang berpuasa mencium istri atau budaknya. Tapi itu tadi, asal tidak membangkitkan syahwat.

“Kadang-kadang Rasulullah mencium sebagian istri-istrinya, padahal Beliau sedang berpuasa, kemudian Aisyah tertawa” (Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 1793 dan Muslim: 1851).

“Rasulullah mencium dan mencumbu (istrinya), padahal Beliau sedang berpuasa. Namun Beliau adalah orang yang paling kuat menahan syahwatnya di antara kamu sekalian” (Hadis Shahih, riwayat al-Bukhari: 1792 dan Muslim: 1854).

Penulis: Ulil Hadrawi

Sumber: NU Online http://www.nu.or.id/post/read/53007/berciuman-ketika-berpuasa


Baca juga artikel terkait JADWAL SHOLAT atau tulisan lainnya dari Maya Saputri

Reporter: Maya Saputri
Penulis: Maya Saputri
Editor: Agung DH