Menuju konten utama

IRD RSUD SK Lerik Kupang Tutup Sementara akibat Nakes Kelelahan

Penutupan sementara IRD RSUD SK Lerik bukan karena ada petugas yang tertular COVID-19, tapi karena petugas medis kelelahan.

IRD RSUD SK Lerik Kupang Tutup Sementara akibat Nakes Kelelahan
Sejumlah perawat beristirahat dengan mengenakan alat pelindung diri di Instalasi Gawat Darurat khusus penanganan COVID-19 di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/6/2020). ANTARA FOTO/FB Anggoro/pras.

tirto.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menutup sementara instalasi rawat darurat (IRD) karena petugas medis yang bertugas di unit tersebut kelelahan menangani kasus penularan COVID-19. Penutupan dilakukan sejak Minggu (10/1/2021) kemarin.

"Pelayanan medis di ruangan IRD pada RSUD SK Lerik ditutup sejak Minggu (10/1) karena petugas medis mengalami kelelahan," kata Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man kepada wartawan di Kupang, Senin (11/1/2021) dilansir dari Antara.

Ia mengemukakan penutupan IRD RSUD SK Lerik bukan karena adanya petugas yang tertular COVID-19, tapi karena petugas medis di unit layanan itu kelelahan melayani pasien dengan infeksi virus corona.

Hermanus mengatakan bahwa dia telah meminta Direktur Utama RSUD SK Lerik membuka kembali IRD bagi pasien yang membutuhkan pelayanan darurat. Ia juga meminta adanya perhatian khusus pada pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan petugas medis demi menjaga stamina dan daya tahan tubuhnya.

"Petugas medis yang bertugas di IRD harus diberikan suplai nutrisi yang cukup, sehingga imunitas mereka tidak menurun karena bertugas medis pada unit layanan darurat membutuhkan stamina yang prima," kata Hermanus didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang Ernest Ludji.

Kasus COVID-19 di Indonesia menjulang tinggi, bahkan melampaui negara-negara di ASEAN. Akibatnya, banyak rumah sakit kewalahan menangani pasien COVID-19. Tingkat keterisian tempat tidur pasien COVID-19, baik di ICU maupun ruang isolasi penuh.

Banyak juga Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau IRD yang kewalahan melayani pasien COVID-19. Akibatnya, banyak masyarakat yang kesulitan untuk bisa mendapatkan pertolongan pertama di rumah sakit.

Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto