Menuju konten utama

Hasto Bawa Hati Membalas Sindiran Jokowi soal Politik Drakor

Hasto tak setuju dengan Jokowi yang menyebut kondisi politik saat ini merupakan sebuah drama Korea (drakor).

Hasto Bawa Hati Membalas Sindiran Jokowi soal Politik Drakor
Hasto Kristianto usai deklarasi dukungan Gusdurian kepada Ganjar-Mahfud, Jumat (27/10/2023). (Tirto.id/Ayu Mumpuni)

tirto.id - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kondisi politik saat ini bukanlah sebuah drama Korea (drakor), melainkan cerminan hati, akal sehat dan nurani.

Pernyataan Hasto itu menanggapi apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat menghadiri perayaan HUT ke-59 Partai Golkar, Senin (6/11/2023) lalu. Jokowi menyebut terlalu banyak drama Korea dan sinetron menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Politik ini memang bukan drama politik, ini kesungguhan politik, ini dedikasi politik, ini komitmen terhadap masa depan, tetapi politik ini harus keluar dari cerminan mata hati, dari akal sehat, dan nurani," kata Hasto di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023) malam.

Menurut Hasto, apa yang dilakukan belakangan ini adalah gerakan melawan rekayasa di Mahkamah Konstitusi (MK). Oleh karenanya, apa yang dihasilkan Mahkamah Kehormatan MK (MKMK) merupakan kemenangan nurani bagi rakyat yang sedang berupaya meluruskan kebenaran.

"Itu menunjukkan kemenangan dari kekuatan kebenaran. Sehingga berbagai rekayasa hukum bisa dipatahkan oleh kekuatan-kekuatan pro demokrasi yang memang tidak ingin MK sebagai benteng konstitusi, dan demokrasi dikebiri dan demokrasi mati," jelas Hasto.

Hasto menilai putusan MKMK yang mencopot Anwar Usman dari posisi Ketua MK karena terbukti melanggar etik berat merupakan suatu wujud kemenangan moral.

"Ini adalah suatu kemenangan moral sebagai langkah yang positif untuk mengawal demokrasi di negeri ini," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Arsjad Rasjid, menambahkan bahwa pihaknya enggan mengomentari hal itu.

Ia memastikan bahwa TPN Ganjar-Mahfud hanya fokus memenangkan pasangan calon (paslon) yang diusungnya, yaitu Ganjar-Mahfud MD.

"Kami fokus melakukan konsolidasi dan menyuarakan kepada rakyat dan tadi balik lagi bahwa kami fokus bahwa proses demokrasi ini harus berjalan baik," tutur Arsjad.

Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengakui melihat terlalu banyak drama dan sinteron dinamika politik yang terjadi belakangan ini menjelang perhelatan Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam sambutannya ketika menghadiri perayaan HUT ke-59 Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Senin (6/11/2023).

"Saya lihat akhir-akhir ini yang kita lihat adalah terlalu banyak dramanya, terlalu banyak drakornya, terlalu banyak sinetronnya," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan seharusnya pemilu itu bertarung dengan gagasan bukan melibatkan perasaan. Orang nomor 1 di Indonesia itu mengakui yang terjadi pada politik teranyar ialah melibatkan perasaan.

"Mestinya, kan, pertarungan gagasan, mestinya pertarungan ide bukan perasaan. Kalau yang terjadi pertarungan perasaan repot kita semua. Tidak usah diteruskan nanti ke mana-mana," ucap Jokowi.

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Politik
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto