tirto.id - Hasil Piala Dunia 2026 tadi malam Prancis vs Spanyol babak semifinal pada Rabu (15/7/2026) berakhir dengan skor 0-2. Gol penalti Mikel Oyarzabal dan aksi cantik Pedro Porro jadi pembeda dalam laga Stadion Dallas, Amerika Serikat. Spanyol lolos final Piala Dunia untuk kedua kalinya, sedangkan Les Bleus tersingkir dengan cara menyakitkan.
Dengan keberhasilan Spanyol menaklukkan Prancis dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas, ini adalah kali ketiga La Roja bisa menjatuhkan Les Bleus di semifinal sebuah turnamen secara beruntun. Sebelumnya, pada Juli 2024, Spanyol mengalahkan Prancis 2-1 di semifinal EURO. Berselang setahun, pada Juni 2025, La Roja melewati Les Bleus di semifinal UNL dengan skor 5-4.
Sebaliknya Prancis gagal mengukir sejarah lolos ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya dalam 3 edisi beruntun. Setelah juara pada Piala Dunia 2018 dan runner-up pada edisi 2022, kali ini Les Bleus harus puas utuk perebutan peringkat ketiga lawan pihak yang kalah di partai Inggris vs Argentina.
Hasil Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Skor Akhir 0-2
Dalam laga Prancis vs Spanyol, pelatih Les Bleus Didier Deschamps memainkan formasi khasnya 4-2-3-1, tetapi dengan 2 perubahan. Aurelien Tchouameni mengisi posisi Manu Kone berdampingan dengan Adrien Rabiot. Di lini depan, Bradley Barcola bertrio dengan Michael Olise dan Ousmane Dembele di belakang Kylian Mbappe.
Di kubu Spanyol, sama sekali tidak ada perubahan. Pelatih Luis de la Fuente setida dengan formasi 4-2-3-1 dan para pemain kunci. Fabian Ruiz kembali dipilih alih-alih Pedri untuk mendampingi Rodri. Di lini tengah, Dani Olmo diplot sebagai gelandang serang bersama Lamine Yamal di kanan dan Alex Baena di kiri.
Spanyol tetap mempertahankan gaya menyerang mereka dan jadi protagonis sepanjang babak pertama. Sekitar menit 20, La Roja mendapatkan hadiah penalti dari wasit Ivan Barton ketika Lamine Yamal ditendang oleh Lucas Digne di kotak terlarang. Eksekusi yang dilakukan Mikel Oyarzabal sebenarnya bisa dibaca oleh Mike Maignan, tetapi bola lebih cepat masuk gawang.
Prancis tampil di bawah ekspektasi dalam 45 menit awal. expected Goals (xG) mereka hanya 0,07. Lini depan Les Bleus yang biasanya garang hanya mengirim 2 tembakan, bahkan keduanya tidak datang dari Kylian Mbappe. Sebaliknya, Spanyol tampil lebih menjanjikan.
Situasi semakin tidak menguntungkan Prancis ketika laga berjalan setengah jam. Bek tengah William Saliba terpaksa ditarik keluar karena cedera. Pilihan Deschamps beralih pada bek Crystal Palace, Maxence Lacroix.
Berselang 8 menit, ada peluang lain dari cut back Lamine Yamal di kotak penalti. Fabian Ruiz punya momentum untuk mencetak gol, tetapi blok yang tepat dari lini belakang Les Bleus membuat Prancis aman. Skor 0-1 untuk Spanyol bertahan hingga turun minum.
Babak kedua, Prancis mengubah susunan pemain dengan masuknya Manu Kone. Namun, justru Spanyol yang mencetak gol pada menit 58. Mendapatkan bola cantik dari Dani Olmo, Pedro Porro yang punya banyak ruang di kotak penalti Prancis, tidak melakukan kesalahan. Bola masuk, dan skor 0-2.
Sebenarnya, Spanyol mencetk gol ketiga lewat Lamine Yamal ('60), tapi wasit menyatakan sudah offside.
Dengan ketertinggalan 2 gol, Deschamps coba membuka sisi kreatif Prancis. Ia menyuntikan Theo Hernandez dan Rayan Cherki. Les Bleus lebih agresif, tapi tidak cukup ampuh.
Prancis punya kesempatan emas saat Kylian Mbappe mendapatkan bola yang melewati pertahanan Spanyol. Namun, Unai Simon sigap menghalau. Upaya Desire Doue untuk mencari gawang kosong gagal karena hilang momentum. Tembakannya ('81) bisa dijinakkan Simon.
Dua menit jelang laga usai, Prancis mendapatkan hadiah tendangan bebas di jarak ideal. Namun, tembakan Mbappe terlalu tinggi.
Tambahan waktu 7 menit tidak juga dapat dimanfaatkan Prancis. Tembakan Ousmane Dembele (90+2') memang tepat sasaran, tapi aman di tangan Simon. Sang pemenang Ballon d'Or mencoba lagi empat menit berselang, lagi-lagi kiper Spanyol menghalanginya.
Skor akhir 0-2, Spanyol lolos ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah. Sebaliknya, Prancis harus tersingkir dengan permainan yang cenderung monoton. WhoScored memberikan rapor hanya 6,04 untuk mereka. Total 16 gol yang dibuat Les Bleus dalam 6 laga sebelumnya, tidak berarti. Prancis hanya akan bertarung lagi untuk perebutan juara ketiga.
Pencetak Gol: Mikel Oyarzabal '22 penalti, Pedro Porro '58
Prancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Jules Koundé, Dayot Upamecano, William Saliba (Maxence Lacroix '30), Lucas Digne (Theo Hernandez '73); Aurélien Tchouaméni, Adrien Rabiot (Manu Koné '46); Ousmane Dembélé, Michael Olise (Rayan Cherki '73), Bradley Barcola (Desire Doue '57); Kylian Mbappé. | Pelatih: Didier Deschamps
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simón; Pedro Porro (Marcos Llorente '84), Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabián Ruiz (Pedri '78); Lamine Yamal, Dani Olmo (Mikel Merino '78), Álex Baena (Nico Williams '84); Mikel Oyarzabal (Ferran Torres '74). | Pelatih: Luis de la Fuente
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































