Menuju konten utama
BWF World Championship 2023

Hasil Final BWF World Championship 2023: Apri/Fadia Runner-up

Hasil final BWF World Championship 2023 malam ini, Minggu 27 Agustus. Apriyani/Fadia kalah, Indonesia tanpa gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2023.

Hasil Final BWF World Championship 2023: Apri/Fadia Runner-up
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) meminta pergantian kok saat melawan ganda putri Jepang Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota dalam babak perempat final turnamen Indonesia Open 2023 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (16/6/2023). Apriyani Rahayu dan Siti Fadia gagal melangkah ke semifinal usai kalah dari Yuki Fukushima dan Sayaka Hirota dalam dua gim (13-21,13-21). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.

tirto.id - Hasil final BWF World Championship 2023 malam ini, Minggu (27/8/2023), di Royal Arena, Copenhagen, Denmark. Kontingen Indonesia gagal menyegel gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2023, usai ganda putri Apriyani/Fadia kalah di tangan pasangan China, Chen/Jia.

Satu-satunya wakil Indonesia di final Kejuaraan Dunia BWF 2023, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, harus puas menjadi runner-up usai tak mampu menandingi kedigdayaan ganda putri unggulan 1 asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Tampil pada urutan match ke-2, Apri/Fadia kalah 2 set langsung dalam durasi 42 menit. Pasangan Merah Putih sudah bermain dalam tekanan sejak awal gim pertama. Mereka tertinggal cepat 4-6, lalu kian melebar 6-11 ketika interval.

Kendali permainan praktis berada di tangan Chen/Jia, skor kian melebar 8-15. Kendati berusaha keras untuk mengejar, gim pembuka tetap jatuh ke tangan wakil China, dengan skor 16-21.

Tak banyak perubahan, gim kedua tetap berjalan timpang. Kali ini Apri/Fadia bahkan tak pernah sekalipun memimpin atau menyamakan poin. Interval ditutup dengan skor 6-11, lalu pertarungan berakhir dengan 21-12.

Hasil laga malam ini kian menegaskan dominasi Chen/Jia atas Apri/Fadia. Dengan demikian pasangan China tersebut tercatat selalu menang dalam 4 pertemuan terakhir kontra Apri/Fadia, dan secara total head to head punya keunggulan 5-1.

Bagi Chen/Jia, kemenangan di final hari ini turut menambah koleksi gelar Juara Dunia mereka menjadi 4 kali, yakni: 2017, 2021, 2022, dan 2023. Chen Qing Chen dan Jia Yi Fan juga menjadi atlet ganda putri pertama yang mampu mengoleksi 4 gelar Juara Dunia.

Sebelum itu, dari hasil match 1 terjadi kejutan besar ketika ganda campuran unggulan teratas asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, di luar dugaan takluk di tangan pasangan Korea Selatan (Korsel), Seo Seung Jae/Chae Yu Jung.

Duel Zheng/Huang vs Seo/Chae berlangsung ketat dalam durasi 59 menit. Gim pertama direbut pasangan Korsel dengan 17-21. Zheng/Huang membalas pada set kedua dengan 21-10. Namun gim penentuan kembali jadi milik duet Korsel lewat skor 18-21.

Hasil gemilang wakil Korsel kembali terulang pada match ke-3. An Se Young sukses menjadi tunggal putri Korsel pertama yang sanggup meraih gelar Juara Dunia. Dalam laga puncak An berhasil menundukkan pemain Spanyol pengoleksi 3 kali gelar Juara Dunia, Carolina Marin.

Hanya dibutuhkan waktu 42 menit bagi An Se Young, untuk menyudahi perlawanan Marin lewat pertarungan straight game 21-12 dan 21-10.

Hasil Final BWF World Championship 2023 Hari Ini

Jadwal dan hasil lengkap final BWF World Championship 2023 malam ini, Minggu (27/8/2023). Update hasil pertandingan bisa dilihat melalui tautan ini.

[XD] Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Seo Seung Jae/Chae Yu Jung (Korsel) / 17-21, 21-10, 18-21

[WD] Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia) vs Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) / 16-21, 12-21

[WS] An Se Young (Korsel) vs Carolina Marin (Spanyol) / 21-12, 21-10

[MS] Kunlavut Vitidsarn (Thailand) vs Kodai Naraoka (Jepang) / laga-4

[MD] Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae (Korsel) vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) / laga-5

Baca juga artikel terkait BWF WORLD CHAMPIONSHIP 2023 atau tulisan lainnya dari Oryza Aditama

tirto.id - Olahraga
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Iswara N Raditya