Gempa Majene: Jokowi Perintahkan Jajarannya Fokus Cari Korban

Oleh: Andrian Pratama Taher - 15 Januari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Presiden Jokowi memerintahkan jajarannya segera melakukan tanggap darurat mencari korban gempa di Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari.
tirto.id - Presiden Jokowi mengambil sejumlah langkah dalam menangani gempa di Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dini hari. Ia mengaku sudah menerima laporan dari Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar dan menerjunkan jajarannya dalam menangani gempa yang berkekuatan 6,2 di Majene dan Mamuju itu.

"Tadi pagi saya sudah juga bertelepon kepada Gubernur Sulawesi Barat dan saya telah juga memerintahkan kepada Kepala BNPB kepada Menteri Sosial kepada Kepala Basarnas dan Panglima TNI dan Kapolri serta jajarannya untuk segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat, mencari dan menemukan korban, serta melakukan perawatan kepada korban yang luka-luka," kata Jokowi dari Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021).

Jokowi pun mengucapkan turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden tersebut. Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas setelah bencana.

"Saya juga minta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk-petunjuk yang disampaikan oleh petugas di lapangan," kata Jokowi.

Gempa bermagnitudo 6,2 terjadi di daerah Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). Berdasarkan catatan terkini dari BPBD Kabupaten Majene per pukul 11.10 WIB, setidaknya sekitar 8 orang meninggal dunia, 637 orang luka-luka dan 15.000 orang mengungsi dari Kabupaten Majene.

BPBD Majene juga mencatat 62 unit rumah rusak, 1 unit puskesmas rusak berat, 1 kantor danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor 3 titik sepanjang jalan poros Majene – Mamuju.

Gempa yang terjadi di Majene juga terdampak di Mamuju, Sulawesi Barat. BPBD Mamuju menginformasikan sejumlah gedung mengalami rusak berat seperti kantor Gubernur Sulawesi Barat, sebuah hotel dan 1 mini market.

Saluran komunikasi juga terganggu akibat dampak gempa. Sementara ini, jumlah korban dan kerusakan rumah masih dalam pendataan. Presiden pun menyatakan sudah mengirim tim untuk membantu penanganan bencana di Sulawesi Barat.

"Pagi ini 15 Januari 2021, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memerintahkan Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk segera melakukan peninjauan ke lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).

"BNPB turut mendistribusikan bantuan dalam penanganan bencana gempabumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, antara lain 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA," tutur Raditya.


Baca juga artikel terkait GEMPA MAJENE atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Maya Saputri
DarkLight