Menuju konten utama

Dukcapil Segera Urus Dokumen Rusak Warga NTT Terdampak Gempa

Mendagri juga akan koordinasi ke Menteri ATR/BPN untuk cetak ulang surat tanah yang rusak.

Dukcapil Segera Urus Dokumen Rusak Warga NTT Terdampak Gempa
Warga melintas di samping bangunan sekolah yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8/2026). Gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026) tersebut menyebabkan ratusan rumah rusak di pulau berpenduduk sekitar 11.000 jiwa dan berjarak 20-30 kilometer dari pusat gempa. ANTARA FOTO/Mega Tokan/app/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menugaskan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk membantu warga yang dokumen kependudukannya hilang atau rusak akibat gempa di Nusa Tenggara Timur.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penerbitan dokumen, seperti KTP elektronik, akta kelahiran, serta Kartu Keluarga (KK) secara gratis.

"Saya akan segera perintahkan kepada Dirjen Dukcapil yang menangani urusan data kependudukan ini untuk koordinasi dengan Dukcapil kabupaten dan provinsi," kata Tito dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026) dilansir dari Antara.

Hal itu disampaikan Tito usai mengunjungi posko pengungsian Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Tito menegaskan tim Dukcapil akan turun ke lokasi bencana untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

Menurut ia, pencetakan ulang dokumen kependudukan bukan sesuatu yang sulit mengingat semua datanya sudah terekam di pusat data Dukcapil dan terdigitalisasi.

Terlebih, saat ini Ditjen Dukcapil juga telah menerapkan teknologi face recognition atau pengenalan wajah sehingga pencetakan ulang dokumen kependudukan dapat dilakukan dengan lebih mudah.

"(Pencetakan ulang) itu sangat mudah sekali dilakukan. Kenapa? Karena semua data yang ada, 290 juta (penduduk) Indonesia, hampir 98 persen datanya ada di server Kementerian Dalam Negeri, Dukcapil Kemendagri," ujarnya.

Selain dokumen kependudukan, Tito juga akan berkoordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, untuk pencetakan ulang surat tanah maupun berkas penting lainnya.

Tito juga akan berkomunikasi dengan kepolisian untuk pencetakan ulang Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus bagi korban gempa di NTT.

"Informasinya akan saya sampaikan kepada Menteri ATR/BPN dan juga kepada kepolisian. Karena apa, waktu seperti di Aceh, di Sumatera Utara, (Sumatera) Barat, kita semua tiga ini turun. Ini dokumen-dokumen penting," kata Tito.

Mendagri memastikan pencetakan ulang dokumen-dokumen penting tersebut dilakukan secara gratis sebagai bukti hadirnya negara bagi para penyintas gempa.

"Orang lagi susah jangan dibikin susah lagi, kita bantu. Dan juga dari saya akan sampaikan juga kepada Bapak Kapolri," tuturnya.

Baca juga artikel terkait GEMPA NTT

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto