Menuju konten utama
Pemilu Serentak 2024

Djarot Ungkap Alasan PDIP Tidak Undang Jokowi ke HUT ke-51

Djarot sebut tidak mengundang Presiden Joko Widodo ke HUT ke-51 PDIP karena Jokowi sedang sibuk dengan agenda luar negeri.

Djarot Ungkap Alasan PDIP Tidak Undang Jokowi ke HUT ke-51
Djarot Saiful Hidayat. tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, mengungkapkan partainya tidak akan mengundang Presiden Joko Widodo dalam perayaan HUT ke-51 PDIP. Djarot beralasan tidak mengundang Jokowi karena internal PDIP telah mengetahui agenda Jokowi yang sedang sibuk dengan agenda luar negeri.

“Itu kami dengar informasi bahwa beliau mau ke luar negeri, melaksanakan agenda kenegaraan. Diundang pun pasti beliau enggak bisa hadir,” kata Djarot di Istora Senayan pada Minggu (7/1/2024) malam.

Djarot menjelaskan HUT ke-51 PDIP hanya dirayakan secara sederhana. Berbeda dengan perayaan sebelumnya yang menghadirkan ribuan kader dari penjuru daerah, di tahun ini PDIP hanya melaksanakan perayaan HUT ke-51 di Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

“Ini ulang tahunnya betul-betul kembali ke rakyat. Dilakukan secara sederhana. Apalagi sekarang masa kampanye, masa pemilu. Jadi kita mengadakan ini sangat sederhana betul-betul menyatu dengan rakyat. Maka kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia sampai dengan tingkat DPC, PAC dan ranting,” kata Djarot.

Meski dilakukan secara sederhana dan tanpa mengundang Jokowi, Djarot menjamin perayaan HUT ke-51 PDIP akan berlangsung dengan khidmat. Dia meyakini perayaan itu akan menambah kekuatan dukungan untuk memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD selaku capres dan cawapres yang diusung PDIP.

“Kami semua berjuang untuk turun ke bawah dan menyatu dengan rakyat untuk memenangkan Pak Ganjar dan Prof Mahfud serta memenangkan PDIP," kata dia.

Di sisi lain, Jokowi mengakui hingga saat ini belum mendapat undangan HUT ke-51 PDIP.

“Belum dapat undangan,” kata Jokowi singkat usai meresmikan Jalan Tol Pamulang-Cinere-Raya Bogor di Gerbang Tol Limo Utama, Depok, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Senin (8/1/2024).

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menambahkan Jokowi memiliki agenda untuk berkunjung ke tiga negara ASEAN, yaitu Vietnam, Filipina, dan Brunei Darussalam dalam kurun waktu 9-14 Januari 2024.

Ari juga membantah bila ada anggapan bahwa kegiatan Jokowi itu untuk menghindari HUT ke-51 PDIP, karena agenda tersebut sudah dipersiapkan sejak tiga bulan lalu.

“Persiapan kunjungan ke tiga negara tersebut sdh dilakukan beberapa bulan yang lalu," kata Ari.

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Abdul Aziz