Menuju konten utama

Contoh Pidato Hari Ibu Singkat: Peran Penting Sosok Ibunda

Contoh pidato singkat untuk memperingati Hari Ibu, salah satunya tentang pentingnya peran ibu dalam kehidupan.

Contoh Pidato Hari Ibu Singkat: Peran Penting Sosok Ibunda
Anak-anak penari tradisional Ranup Lampuan mencium ibunya seusai tampil pada peringatan hari Ibu ke-93 di gedung Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Banda Aceh, Aceh, Rabu (22/12/2021).ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/aww.

tirto.id - Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember. Ada banyak contoh pidato singkat untuk memperingati Hari Ibu, salah satunya yang mengangkat tema mengenai pentingnya peran ibu atau perempuan dalam kehidupan.

Sejarah peringatan Hari Ibu di tanah air bermula dari penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta pada 22-25 Desember 1928 atau beberapa pekan setelah Kongres Pemuda II yang menghasilkan Sumpah Pemuda.

Dikutip dari Kesadaran Nasional: Dari Kolonialisme sampai Kemerdekaan (2008) karya Slamet Muljana, dua tahun setelah kongres pertama itu dinyatakan bahwa gerakan wanita adalah bagian dari pergerakan nasional. Kaum perempuan wajib ikut serta memperjuangkan martabat nusa dan bangsa.

Tanggal hari pertama Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 Desember 1928 itulah yang kemudian menjadi acuan peringatan Hari Ibu. Pemerintah RI melalui Dekrit Presiden Sukarno pada 1953 menetapkan setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu.

Contoh Pidato Hari Ibu tentang Pentingnya Peran Perempuan

Berikut ini contoh pidato Hari Ibu, membahas tentang peran perempuan dalam kehidupan:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Selamat pagi, bapak, ibu, saudara/saudari sekalian

Semoga kita semua berada di dalam naungan rahmat Allah

Puji syukur ke hadirat Allah yang telah memberikan segala nikmat dan karunia-Nya sehingga kita semua bisa berkumpul di sini untuk memperingati Hari Ibu.

Berada di atas segalanya, berkat-Nya kita bisa hadir bersama di sini untuk memperingati hari yang penting bagi perantara munculnya kehidupan manusia baru.

Seperti yang terlihat dalam kehidupan kita sehari-hari, ibu punya peran yang tidak ternilai dan tidak bisa dibalas dengan apa pun. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi kita untuk menghormati sosok seorang ibu.

Bapak, ibu, dan hadirin yang terhormat

Peringatan hari ibu 2022 bisa kita jadikan sebagai ajang introspeksi diri serta menghargai jasa ibu yang telah melahirkan kita. Tanpa ibu, kita tidak dapat hadir ke dunia ini, apalagi untuk menikmati dan mensyukuri nikmat Tuhan.

Dengan begitu, setiap manusia wajib menghormati pengorbanan sosok ibu. Seperti yang kita tahu, surga ada di telapak kaki ibu. Oleh sebab itu, tiada lagi yang bisa kita lakukan untuk membalas kebaikannya.

Lahir dari rahim perempuan, kita ditumbuhkan menjadi manusia yang kini mempunyai akal. Siapa lagi yang bisa melakukan hal tersebut selain sosok ibu? Oleh sebab itu, wajibnya kita mengikuti ibu dalam kebaikan.

Bapak, ibu, dan hadirin yang berbahagia

Marilah kita panjatkan puji syukur atas sosok perempuan yang sangat berarti untuk kehidupan kita ini. Tanpa ibu, kita tak bisa menjadi manusia utuh seperti saat ini.

Untuk itu, jangan lupa untuk mendoakan mereka dan berbakti kepada ibu selama masih hidup.

Untuk yang telah ditinggalkan, janganlah bersedih hati. Ibu telah menjadikan kita sebagai manusia utuh yang harus berani menjalankan kehidupan selanjutnya. Doa tulus serta ikhlas untuk ibu yang bisa meringankan beban di dunia akhirat sana.

Tanpa mengurangi rasa hormat, setelah ini kita akan mengadakan doa bersama untuk para ibu yang sudah berkorban banyak demi kehidupan anak-anaknya.

Sekian pidato dari saya, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah Swt.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Baca juga artikel terkait EDUKASI DAN AGAMA atau tulisan lainnya dari Yuda Prinada

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Yuda Prinada
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Iswara N Raditya