Menuju konten utama

Ceko Nilai Indonesia Mitra Strategis di Asia Tenggara

Wakil Menteri Luar Negeri Ceko, Ivan Jancarek mengakui kalau Indonesia adalah mitra strategis mereka di kawasan Asia Tenggara.

Ceko Nilai Indonesia Mitra Strategis di Asia Tenggara
(Iustrasi) Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi (kanan) bersama Menteri Luar Negeri Republik Ceko Lubomir Zaoralek. Antara Foto/Puspa Perwitasari.

tirto.id - Indonesia memiliki posisi dan peran strategis di kawasan Asia Tenggara. Tak sedikit negara di belahan dunia yang mengakuinya, bahkan menganggap Indonesia sebagai mitra strategis mereka. Salah satunya adalah Wakil Menteri Luar Negeri Republik Ceko, Ivan Jancarek.

Hal tersebut disampaikan Ivan Jancarek, mewakili pemerintah Ceko, dalam sambutannya pada acara Resepsi Diplomatik yang diadakan KBRI Praha dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-71 dipadukan dengan promosi seni budaya, demikian Sekretaris Kedua Fungsi Protokol, Konsuler dan Penerangan KBRI Praha, Fitriyani Riduan, kepada Antara London, Minggu (30/10/2016).

Ivan Jancarek meyakini, hubungan bilateral RI-Ceko akan semakin berkembang. Volume perdagangan akan semakin meningkat dan wisatawan dari kedua negara akan semakin bertambah.

Resepsi diadakan di Grand Ballroom Hilton Praha tersebut diawali dengan penampilan Kelompok PaduanSuara Universitas Diponegoro, Semarang untuk membawakan lagu kebangsaan Indonesia "Indonesia Raya" dan Ceko "KdeDomov Muj" (Di Mana Tanah Airku). Penampilan PaduanSuara tersebut memperoleh apresiasi positif dari para pengunjung.

Dubes RI untuk Ceko, Dr. Aulia A. Rachman menggarisbawahi majunya hubungan bilateral antara Indonesia dan Ceko dalam kurun waktu setahun terakhir. Disinggung oleh Dubes Aulia telah terdapat saling kunjung antar pejabat negara dan pejabat tinggi lainnya dari kedua negara.

"Kunjungan Menteri Luar Negeri Ceko, Lubomir Zaoralek ke Indonesia Februari lalu menjadi pengokoh fondasi hubungan bilateral RI-Ceko," ujar Dubes. Indonesia menghargai dukungan Ceko terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia, ujar Dubes.

Selain hubungan politik, Dubes menggarisbawahi bahwa hubungan RI-Ceko di bidang ekonomi, sosial budaya, pendidikan, dan olah raga berjalan dengan baik

Resepsi dimeriahkan penampilan Tari Saman oleh kelompok Rampoe Aceh dari Universitas Gadjah Mada yang dikenal sebagai tarian seribu tangan itu mendapat aplaus meriah dari pengunjung.

Rumah Angklung Indonesia memeriahkan resepsi dengan menampilkan kolaborasi angklung dan kelompok musik arumba KBRI Praha, menyajikan lagu tradisional Indonesia dan nomor hits "Sofia".

Puncak acara resepsi diisi peragaan dan promosi batik oleh kelompok pecinta batik Indonesia "Batikologi".

Dipandu penyanyi senior Tuti Maryati, kelompok Batikologi menyampilkan peragaan melukis batik oleh Ibu Wita yang dipadukan dengan tarian "Persembahan" yang berasal dari Solo.

Batikologi juga menampilkan peragaan busana batik desain Iwan Tirta karya desainer Sjully Darsono dan koleksi batik Peranakan Afiff Syakur yang dibawakan ibu-ibu anggota Batikologi dan melibatkan sejumlah model asal Ceko.

Penyelenggaraan resepsi juga dimanfaatkan mempromosikan berbagai kekayaan budaya Indonesia melalui display benda seni dan warisan budaya, seperti batik, angklung, keris, wayang kulit.

Chef Wisma Duta Indonesia berkolaborasi dengan Chef Hotel Hilton mempersiapkan masakan Indonesia yang menjadi salah satu menu sajian utama di resepsi. Kegiatan Resepsi Diplomatik ditutup dengan penampilan bersama pengisi acara dengan menyanyikan lagu "Tanah Airku".

Keseluruhan rangkaian resepsi memperoleh tanggapan positif dari para pengunjung.

Baca juga artikel terkait INDONESIA

tirto.id - Politik
Sumber: Antara
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Abdul Aziz