Cara Mengatasi Stres Akibat Kondisi Keuangan Selama Pandemi Corona

Oleh: Ilham Choirul Anwar, Ilham Choirul Anwar - 27 Januari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Stres akibat memikirkan kondisi finansial saat pandemi Covid-19, dapat diatasi dengan perencanaan keuangan yang baik.
tirto.id - Pandemi Covid-19 mendatangkan beragam masalah bagi banyak orang di seluruh dunia. Penularan virus corona tidak hanya mengancam kesehatan fisik banyak orang, tetapi juga mental.

Tingkat stres banyak orang ikut meninggi seiring dengan sulitnya memenuhi kebutuhan finansial dan berbagai masalah baru yang muncul sejak hadirnya pandemi.

Menurut laporan bertajuk Stress in America 2020 dari American Psychological Association (APA), hilangnya banyak nyawa saat pandemi memberikan efek stres luar biasa, terutama untuk keluarga dan teman dari korban meninggal Covid-19. Ditambah lagi, persoalan kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan menambah potensi stres dialami banyak orang.

Menurut Nathan Astle, anggota dewan Asosiasi Terapi Keuangan Amerika Serikat, stres juga dapat dipengaruhi oleh kesehatan finansial saat pandemi. Ketika seseorang mengkhawatirkan situasi keuangannya, seperti karena menganggur atau banyak utang, ia akan lebih mudah stres.

"Stres yang kita alami selama pandemi tentu memengaruhi cara kita menangani keuangan. Setiap orang merasa cemas tentang beberapa hal, dan respons kecemasan kita menjadi terlalu aktif ketika kita melihat bahaya di banyak tempat. Itu bisa membuat kewalahan, dan membuat keputusan yang baik menjadi lebih sulit. Mengatasi gejala kecemasan dan penyebab kecemasan akan sangat membantu," kata Astle seperti dikutip laman Antara.


Senada dengan Astle, studi dari Universitas Princeton menemukan jika penghasilan rata-rata yang nilainya besar, tidak lantas berpengaruh pada kesejahteraan emosi seseorang.

Orang masih bisa stres meskipun gajinya besar. Pasalnya, kesehatan finansial tidak melulu terkait kekayaan, melainkan lebih berhubungan dengan pengelolaan keuangan.

Cara terbaik untuk mengatasi kecemasan hingga stres finansial adalah dengan belajar mengelola keuangan. Seseorang harus mau disiplin mengatur finansialnya sehingga bisa beradaptasi dengan situasi.


Menurut Astle, ada tiga komponen untuk menata keuangan. Pertama, seseorang harus memiliki pengetahuan yang memadai terkait keuangan.

Kedua, seseorang mesti memahami perilaku pengambilan keputusan untuk membelanjakan dan menghemat uang. Ketiga, seseorang perlu melibatkan emosi dan pikiran saat membelanjakan uang.

Berangkat dari tiga komponen tadi, tips mengelola keuangan berikut mungkin tepat diterapkan pada saat masa pandemi.

1. Atur Ulang Perencanaan Keuangan

Reset semua rencana penggunaan dana sebelumnya, dan tetapkan arah baru untuk mengelolanya. Ketika memasuki tahun baru, setel kembali perencanaan keuangan. Kebiasaan masa lalu yang salah harus dibenahi, dan tambahkan rencana-rencana positif di tahun ini.

2. Disiplin dalam Keuangan

Latih kesadaran diri terkait keuangan. Seseorang harus fokus dan disiplin dengan pengaturan keuangan yang telah ditetapkan. Emosi dan keinginan untuk menggunakan uang berlebih harus bisa ditekan. Dengan menahan diri, maka akan didapatkan pengambilan keputusan yang tepat dan rasional.

3. Atur Penggunaan Dana

Tetapkan anggaran pendapatan dan pengeluaran. Seseorang perlu memetakan penghasilannya, dengan rencana belanja untuk kebutuhannya secara tepat. Pakai saja rumus sederhana sehingga lebih mudah diterapkan.

Misalnya, menggunakan rumus 50:30:20. Artinya, 50 persen penghasilan untuk kebutuhan hidup seperti bayar tagihan, sewa, dan sebagainya. Sementara itu 30 persen untuk biaya variabel dan sisanya 20 persen sebagai dana darurat atau tabungan.


Baca juga artikel terkait MENGATASI STRES atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar & Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Ekonomi)

Penulis: Ilham Choirul Anwar & Ilham Choirul Anwar
Editor: Addi M Idhom
DarkLight