Menuju konten utama

Bursa Kripto COIN Mau IPO, Incar Dana Segar Rp231,6 Miliar

Harga ditawarkan COIN kepada masyarakat berkisar 100-105 per lembar saham.

Bursa Kripto COIN Mau IPO, Incar Dana Segar Rp231,6 Miliar
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025).ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz

tirto.id - Induk perusahaan bursa berjangka dan aset kripto, PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) segera melaksanakan pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) dengan menawarkan maksimal 2,2 miliar saham atau setara 15 persen dari modal disetor penuh. Adapun harga ditawarkan kepada masyarakat berkisar 100-105 per lembar saham.

Melalui aksi korporasi ini, COIN menargetkan dapat memperoleh dana segar hingga Rp231,6 miliar.

"Seluruh saham Perseroan yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham lainnya di Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk hak atas pembagian dividen, hak untuk mengeluarkan suara dalam RUPS, hak atas pembagian saham bonus dan hak memesan efek terlebih dahulu," tulis manajemen dalam prospektus ringkas, dikutip Selasa (24/6/2025).

Mengutip laman e-IPO, untuk menyukseskan aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai penjamin dan pelaksana emisi efek perseroan. Adapun, jadwal IPO sementara COIN adalah sebagai berikut:

- Masa Penawaran Awal: 23 Juni - 25 Juni 2025

- Tanggal Efektif: 30 Juni 2025

- Masa Penawaran Umum: 2 Juli - 7 Juli 2025

- Tanggal Penjatahan: 7 Juli 2025

- Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik: 8 Juli 2025

- Tanggal Pencatatan Saham pada BEI: 9 Juli 2025

Mengutip prospektus ringkas perusahaan, dana segar yang diperoleh dari IPO 85 persen di antaranya akan diberikan kepada anak perusahaan COIN, PT Central Financial X atau CFX dalam bentuk penyertaan modal yang akan digunakan untuk modal kerja (operational expenditure) atas kegiatan operasional. Sedangkan 15 persen sisanya akan diberikan kepada perusahaan anak PT Kustodian Koin Indonesia (ICC).

"Dalam bentuk penyertaan modal yang akan digunakan untuk modal kerja (operational expenditure) atas kegiatan operasional," tulis manajemen.

Sebagai informasi, COIN merupakan perusahaan holding yang melakukan investasi pada Perusahaan Anak yang bergerak dalam bidang Bursa Berjangka dan Bursa Aset Kripto, yaitu CFX dan jasa Kustodian Aset Kripto, yaitu ICC.

Selain itu, Perseroan juga memberikan jasa konsultasi manajemen kepada Perusahaan Anak seperti perencanaan bisnis, strategi bisnis dan investasi, manajerial operasional perusahaan serta konsultasi keuangan perusahaan.

Baca juga artikel terkait IPO atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra