Menuju konten utama

Bolehkah Titip Doa saat Haji? Penjelasan dan Contohnya

Titip doa saat haji menjadi amalan sunah yang dianjurkan untuk dilakukan umat Islam. Namun, selain titip, seyogianya juga mendoakan keselamatan jemaah haji.

Bolehkah Titip Doa saat Haji? Penjelasan dan Contohnya
Ilustrasi jemaah haji memanjatkan doa di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Umat Islam sebaiknya tahu hukum titip doa saat haji kepada jemaah. Jangan sampai melakukan suatu amalan tanpa tahu dasarnya. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan.

tirto.id - Hukum titip doa saat haji sebaiknya diketahui umat Islam karena banyak terjadi di masyarakat. Jangan sampai melakukan suatu amalan tanpa tahu dasar hukumnya.

Ibadah haji merupakan ibadah yang diwajibkan kepada umat Islam yang mampu (istitha'ah). Istitaah mencakup beberapa aspek seperti jasmaniah, rohaniah, pembekalan hingga keamanan dalam pelaksanaan ibadah haji.

Di sisi lain, orang yang belum mampu dianjurkan untuk mendoakan sanak saudara, teman hingga tetangga yang akan berangkat haji. Doa ini dimaksud agar mereka diberikan kelancaran dalam ibadah, sementara keluarga yang ditinggalkan dilimpahkan kekuatan.

Lantas, bagaimana dengan hukum titip doa haji? Apakah Islam memperbolehkan titip doa di Mekkah kepada jemaah haji?

Hukum Titip Doa ke Orang yang Berangkat Haji

Hukum titip doa untuk yang berangkat haji diperbolehkan dalam Islam. Bahkan, tradisi menitipkan dia telah ada sejak masa Rasulullah Saw. Imam Ibnu Bathal dalam kitab Syarh Shahih Al-Bukhari menjelaskan, para sahabat yang menitip doa untuk orang yang berangkat haji sebagai berikut:

"Dinamakan Tsaniatul Wada' karena para sahabat mengantarkan orang yang berhaji dan berperang dan menitipkan kepada mereka [doa]," (Imam Ibnu Bathal, Syarh Shahih Al-Bukhari, juz 5 hlm 241).

Syekh Ar-Ruhaibani dalam kitab Mathalib Ulin Nuha yang menjadi penjelasan kitab Ghayatil Muntaha menuliskan, Syekh Abu Bakr al-Ajurry menuturkan kesunahan titip doa untuk jemaah haji ke baitullah sebagai berikut:

"Syaikh Abu Bakr al-Ajurry menuturkan tentang kesunahan mengantar orang haji dan menitipkan juga meminta untuk mendoakannya. Imam Ahmad pernah mengantar ibunya untuk haji."

Contoh Titip Doa ke Orang yang Naik Haji

Titip doa dapat dilakukan dalam acara walimatus safar haji atau pertemuan lainnya yang memungkinkan. Kata-kata contoh titip doa ke orang yang naik haji sebagai berikut:

  • Wahai saudaraku, semoga engkau diberikan kelancaran dalam ibadah haji 2024 yang istimewa ini. Apabila berkenan, mintakanlah ampunan untukku di baitullah.
  • Wahai saudaraku yang berbahagia, semoga rahmat Allah Swt. mengiringi langkah-langkah kebaikanmu menuju baitullah. Apabila berkenan, tolong doakan atas kebaikanku di tanah suci.
  • Wahai saudaraku, tiada kebahagiaan yang lebih indah selain melihatmu bersiap menuju panggilan Allah Swt. ke tanah haram. Namun, kebahagiaan ini akan bertambah besar apabila engkau mendoakan atas kebaikanku di baitullah, sewaktu menjalankan ibadah haji.
Selain titip atau meminta, tamu sebaiknya mendoakan kebaikan atas calon, kerabat, sahabat, dan keluarga jemaah haji. Berikut ini doa untuk jemaah haji dan keluarga yang diambil dari hadis Sahabat Anas Ra:

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Arab Latinnya:

Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.

Artinya:

“Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada,” (HR. At-Tirmidzi).

Apakah Berdoa di Mekkah Pasti Dikabulkan?

Tidak ada yang menjamin, berdoa di Makkah pasti terkabul. Namun, banyak tempat di Makkah yang mustajab untuk berdoa, salah satunya Multazam. Hal ini dijelaskan dalam sebuah riwayat hadis sebagai berikut:

“Tempat antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah disebut Multazam. Tidak ada seorang pun yang menempelkan tubuhnya di sana dan berdoa, kecuali Allah akan mengabulkannya,” (HR. Al-Baihaqi).

Di sisi lain, berikut ini beberapa tempat lain di Makkah yang juga mustajab untuk berdoa:

  • Di bawah Mizab atau talang Ka'bah.
  • Di dalam Ka'bah.
  • Di Safa dan Marwah
  • Di Padang Arafah
  • Di Makam Ibrahim
  • Di Mina
  • Di Muzdalifah.

Baca juga artikel terkait HAJI 2025 atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Edusains
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Syamsul Dwi Maarif