Menuju konten utama

Bahlil Malu-Malu Kucing soal Peluang Maju Calon Ketum Golkar

Bahlil Lahadalia belum mau serius menanggapi munculnya nama dirinya sebagai calon ketua umum Partai Golkar.

Bahlil Malu-Malu Kucing soal Peluang Maju Calon Ketum Golkar
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/2/2024). Pertemuan tersebut membahas perkembangan investasi di Indonesia salah satunya penambahan investasi perusahaan migas asal Italia, ENI senilai 16 miliar dolar AS untuk menambah produksi gas di Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Spt.

tirto.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPM), Bahlil Lahadalia, belum mau berkomentar banyak terkait namanya yang disebut-sebut akan maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan pada Desember 2024.

"Belum, belum, kita lihat saja prosesnya," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Menurut Bahlil, dirinya tak mau menanggapi serius saat Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo, menyebut namanya layak maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar.

"Ah, itu Pak Bamsoet saja ya," kata Bahlil mengulang-ulang nama Bamsoet.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo atau Bamsoet, mengungkap rencananya untuk maju menjadi kandidat ketua umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) 2024.

Ia menyampaikan ada tiga nama lain yang akan menjadi kandidat ketua umum Partai Golkar bersaing dengan dia, yaitu Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang juga menjabat ketua umum saat ini, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang.

“Ada Pak Airlangga sendiri, ada Pak Agus Gumiwang, ada Pak Bahlil, ada saya," kata sosok yang akrab disapa Bamsoet di Komplek DPR/MPR RI, Jumat (8/3/2024).

Baca juga artikel terkait PARTAI GOLKAR atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto