Menuju konten utama

Asal-Usul Minyak Bumi, Proses Pembentukan, dan Contoh Manfaatnya

Berikut penjelasan mengenai asal-usul minyak bumi, proses pembentukan, dan contoh manfaatnya. Simak selengkapnya di artikel ini.

Asal-Usul Minyak Bumi, Proses Pembentukan, dan Contoh Manfaatnya
ilustrasi pertambangan minyak bumi. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Minyak bumi merupakan cairan hidrokarbon alam yang terbentuk melalui proses ilmiah dengan melibatkan dekomposisi organik jutaan tahun yang lalu. Lantas, apakah minyak merupakan energi bagi kehidupan manusia?

Minyak bumi adalah salah satu sumber energi utama di dunia yang memiliki beragam manfaat, mulai dari bahan baku industri hingga bahan bakar kendaraan.

Kata minyak bumi berasal dari bahasa Latin ‘petrus’ yang berarti karang dan ‘oleum’ yang berarti minyak.

Bentuk minyak bumi adalah cairan kental berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, serta berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi.

Sejarah Minyak Bumi di Dunia

Dikutip laman EKT Interactive, awal mula sejarah minyak bumi sebenarnya sudah ditemukan sejak 600 SM oleh bangsa Tiongkok. Kala itu proses pengambilan minyak menggunakan pipa yang terbuat dari bambu.

Namun pada masa itu, penggunaan minyak bumi tidak semasif di tahun 1859-an. Penemuan minyak bumi dengan pengeboran oleh Kolonel Edwin Drake di Pennsylvania pada 27 Agustus 1859 di Titusville menjadi tonggak awal industri hulu migas modern di Amerika Serikat.

Meski bukan menjadi perintis pemboran sumur minyak pertama dalam sejarah dunia perminyakan, Pennsylvania Rock Oil Company bersma Edwin L. Drake berhasil mengebor sumur minyak di Oil Creek, Titusville, Pennsylvania, Amerika Serikat dengan kedalaman yang cukup untuk mencapai lapisan minyak bumi di bawah permukaan tanah.

Munculnya minyak di Oil Creek yang merupakan lokasi munculnya rembesan minyak di permukaan sejak beberapa abad sebelumnya tercatat dalam laporan perjalanan Lewis Evans and His Historic Map of 1755 (Ethyl Corp,1955).

Petani lokal secara rutin mengumpulkan hingga 30 barel minyak dari rembesan tersebut untuk keperluan pengobatan. Masyarakat setempat juga memanfaatkannya sebagai bahan untuk mengecat wajah atau tubuh.

Langkah yang diambil Drake menandai awal dari ekstraksi minyak bumi secara komersial dan menciptakan industri minyak modern.

Berita tentang penemuan minyak di Titusville langsung disambut arus migrasi hingga akhirnya meluas ke seluruh dunia hingga ke Hindia-Belanda selang satu dekade kemudian.

Asal-usul Minyak Bumi

Sumber energi minyak bumi berasal dari berbagai organisme yang mati di dalam tanah. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon dan non-hidrokarbon dari sisa-sisa mikroorganisme, tumbuhan, dan binatang tertimbun selama berjuta-juta tahun.

Dikutip dari buku Kimia (2020) yang ditulis I Gede Mendera, minyak bumi terbentuk selama jutaan tahun dimana tanaman dan hewan laut kecil (mikroorganisme) mati terkubur di lapisan pasir dan batuan. Beberapa organisme yang dimaksud seperti alga dan plankton yang terkubur di dalam tanah.

Kemudian, minyak bumi akan bergerak melalui batuan berpori dan akan terakumulasi ketika mencapai lapisan batuan keras, hingga menghasilkan minyak bumi.

Komponen penyusun materi minyak bumi terdiri dari unsur-unsur karbon, hidrogen, oksigen, sulfur, halogen, dan logam. Komponen hidrokarbon dan non-hidrokarbon dalam minyak bumi sebesar 50-98 persen.

Proses Pembentukan Minyak Bumi

1. Sisa-sisa organisme mati terkumpul di dasar laut

Proses pembentukan minyak bumi melibatkan sisa-sisa organisme yang mati di dalam tanah dan laut yang mengalami proses penguraian oleh bakteri anaerob selama jutaan tahun.

Sisa organisme tersebut akan terperangkap dalam sedimen laut lalu membentuk lapisan sedimen organik yang kemudian menjadi bahan baku untuk pembentukan minyak bumi.

2. Pembentukan Sedimen dan Hidrokarbon

Endapan sedimen yang menumpuk memberikan tekanan yang besar. Seiring dengan hal tersebut, sisa-sisa organisme yang sudah menjadi fosil akan beraksi dengan panas bumi membentuk kerogen. Kerogen merupakan sumber hidrokarbon dalam pembentukan minyak bumi dan gas alam.

3. Migrasi Minyak Bumi

Migrasi hidrokarbon dalam minyak bumi terjadi karena adanya perbedaan tekanan dan gradien tekanan antara lapisan batuan yang berbeda. Hidrokarbon akan bergerak dari lapisan batuan yang memiliki tekanan tinggi ke lapisan batuan yang memiliki tekanan lebih rendah.

Selama proses migrasi, hidrokarbon dapat terperangkap di dalam lapisan batuan yang berpori kecil atau terjebak di dalam struktur geologi tertentu, seperti lipatan atau patahan

4. Terkumpulnya Cadangan Minyak Bumi

Setelah terbentuk dan terkumpul di dalam reservoir batuan, cadangan minyak bumi dapat dimanfaatkan oleh manusia melalui berbagai kegiatan eksplorasi, pengeboran, dan produksi minyak.

Selanjutnya minyak bumi memasuki tahap pengolahan minyak bumi melalui beberapa metode pemisahan fraksi, seperti distilasi, cracking, reforming, alkilasi dan polimerisasi, serta treating.

Contoh Manfaat dari Minyak Bumi

Sumber energi minyak bumi digunakan dalam berbagai bidang, lalu Apa saja yang menggunakan sumber energi minyak bumi? Berikut ini beberapa manfaat dari minyak bumi bagi kehidupan manusia antara lain.

1. Bahan Bakar Kendaraan

Setelah melalui proses penyulingan, minyak bumi akan menghasilkan berbagai bahan bakar, seperti solar, bensin, bensol, dan minyak tanah.

Proses ini melibatkan metode distilasi untuk memisahkan komponen-komponen dalam minyak bumi. Selanjutnya minyak bumi digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan, seperti mobil, motor, dan truk.

2. Industri Petrokimia

Industri petrokimia menggunakan minyak bumi sebagai bahan baku untuk menghasilkan berbagai produk kimia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pupuk urea, kosmetik, cat, lilin, dan karet nilon.

3. Konstruksi

Minyak bumi digunakan dalam industri konstruksi untuk menghasilkan aspal, yang berguna sebagai pelapis jalan raya.

4. Sumber Gas Cair

Gas cair seperti LPG, adalah salah satu produk yang diperoleh melalui pengolahan minyak bumi.

5. Produksi Bahan Serat

Minyak bumi mendukung produksi berbagai bahan serat, seperti rayon, polyester, dan tekstil sintetis. Produksi bahan serat tersebut dapat digunakan untuk bahan pembuatan pakaian.

6.Pembangkit Listrik

Setelah melalui proses penyulingan, minyak bumi dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik dengan menghasilkan tenaga dari uap. Selanjutnya, uap panas akan membantu menggerakkan turbin yang terhubung dengan generator untuk menghasilkan listrik.

7.Perlengkapan Rumah Tangga

Produk manfaat minyak bumi selanjutnya dari minyak bumi adalah sebagai bahan pembuatan perlengkapan rumah tangga. Minyak bumi kerap digunakan sebagai sumber panas untuk mengolah aluminium, baja, maupun besi.

8. Sektor Medis

Contoh minyak bumi selanjutnya adalah untuk keperluan medis. Minyak bumi dapat digunakan sebagai bahan pembuatan produk pembersih, obat-obatan, alat pelindung, dan alat keamanan tenaga medis.

9. Produk Kecantikan

Minyak bumi digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan berbagai produk kecantikan, seperti parfum, cat kuku, make up, dan pewarna rambut. Selain itu, minyak bumi juga digunakan dalam pembuatan produk kebersihan seperti sampo, sikat gigi, dan sabun mandi.

10. Bahan Peralatan Elektronik

Minyak bumi digunakan sebagai bahan pembuat plastik, yang kemudian digunakan untuk membuat kemasan plastik yang digunakan dalam peralatan elektronik, seperti televisi, ponsel, komputer, dan berbagai produk elektronik lainnya.

11. Bidang Pertanian

Berbagai kebutuhan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan insektisida dibuat menggunakan campuran minyak bumi. bahan kimia tersebut berperan penting untuk kegiatan pertanian agar produk yang dihasilkan benar-benar berkualitas

Baca juga artikel terkait MINYAK BUMI atau tulisan lainnya dari Ruhma Syifwatul Jinan

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Ruhma Syifwatul Jinan
Penulis: Ruhma Syifwatul Jinan
Editor: Dhita Koesno