Menuju konten utama

Apakah Persib Bandung Akan Membuat Borneo FC Kalah Beruntun?

Persib Bandung memiliki peluang mengalahkan Borneo FC di laga tunda Super League 2025/2026 pekan ke-4. Persib punya rekor bagus di GBLA musim ini.

Apakah Persib Bandung Akan Membuat Borneo FC Kalah Beruntun?
Pesepak bola Persib Bandung Federico Barba (kiri) berselebrasi dengan rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Madura United pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (30/11/2025). Madura United dikalahkan Persib Bandung dengan skor 1-4. ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/nz

tirto.id - Persib Bandung akan menghadapi Borneo FC dalam laga tunda pekan ke-4 Liga Super 2025/2026 pada Jumat, 5 Desember 2025 pukul 19.00 WIB. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion GBLA, Bandung, Jawa Barat, Persib berpeluang membuat Borneo FC kalah beruntun.

Saat ini Persib Bandung menempati peringkat 3 klasemen Super League 2025/2026. Maung Bandung mengumpulkan 25 poin dari 11 laga, tertinggal 8 poin dari Borneo FC yang memimpin klasemen sementara.

Oleh sebab itu, 3 poin jadi hasil yang wajib didapat Persib Bandung untuk memangkas selisih poin. Tidak hanya itu, Persib dapat meruntuhkan mental Borneo FC yang sempat mencatat sebelas kemenangan beruntun, dengan 2 kekalahan berturut-turut.

Borneo FC baru saja kalah dari Bali United dengan skor 0-1 di laga terakhir. Kekalahan tersebut terjadi di kandang sendiri, sekaligus jadi pukulan telak untuk Pesut Etam. Ditambah, upaya bangkit mereka tidak mudah karena harus menghadapi Persib di GBLA.

Di Super League 2025/2026, Persib Bandung selalu menang saat bermain di Stadion GBLA. Total, Persib bermain 4 kali dan menang atas Semen Padang 2-0, Persebaya Surabaya 1-0, Persis Solo 2-0 dan Dewa United 1-0.

Tidak hanya menang, Persib Bandung selalu mencatat clean sheet dalam 4 laga di GBLA. Oleh sebab itu, Borneo FC bakal memiliki ujian berat untuk bangkit dan mengembalikan momentum yang sempat hilang.

Borneo FC sendiri memiliki catatan yang tidak kalah mentereng di laga tandang. Dari 4 laga yang mereka jalani di laga tandang, Nadeo Argawinata dan kawan-kawan selalu mencatat kemenangan.

Borneo FC tercatat menang di kandang PSBS Biak 0-1, PSIM Yogyakarta 1-3, Arema FC 1-3 dan Semen Padang 0-2. Namun, menghadapi Persib bakal berbeda karena tim tuan rumah merupakan juara bertahan liga.

Dikutip dari laman ILeague, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes menegaskan laga melawan Persib Bandung tidak akan mudah. Dia menyebut timnya masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus segera diperbaiki meski sempat menang 11 kali beruntun.

“Kami bukan tim yang sempurna, meski sebelumnya menang 11 kali beruntun. Kami juga kesulitan menghadapi tim yang bertahan,” kata Fabio Lefundes usai kalah dari Bali United.

Cara bermain Persib Bandung sendiri menjadi anomali untuk Borneo FC. Meski tidak sepenuhnya bertahan, Persib merupakan tim yang mengandalkan transisi negatif. Anak asuh Bojan Hodak tidak banyak memegang bola, tetapi sangat berbahaya ketika mendapat kesempatan menyerang.

Di Liga Super 2025/2026, Persib Bandung sudah mencetak 19 gol dan kebobolan 7 gol. Persib pun jadi tim paling produktif keempat, sedangkan dalam hal bertahan, mereka hanya kebobolan lebih banyak dari Borneo FC yang kebobolan 5 kali.

Sementara itu, Borneo FC menjadi tim paling produktif ke-2 di Super League 2025/2026 di bawah Persija Jakarta yang mencetak 27 gol. Borneo tercatat sudah mencetak 24 gol dan kebobolan 5 gol dari 12 laga.

Selain itu, Borneo FC tidak pernah kebobolan lebih dari 1 gol dalam sebuah pertandingan. Namun, kekalahan dari Bali United di laga terakhir menjadi peringatan untuk Borneo FC segera menemukan kembali performa terbaiknya.

Adapun Persib Bandung berpeluang menambah rentetan kekalahan Borneo FC menjadi 2 kali beruntun. Catatan apik Persib di laga kandang, serta mental Borneo FC yang goyah usai kekalahan dari Bali United bisa menjadi pembeda laga kali ini.

Baca juga artikel terkait SUPER LEAGUE atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Yantina Debora