Menuju konten utama
Timnas Indonesia

Apakah Jadwal Timnas vs Taiwan & Lebanon Tetap Main September?

Apakah laga Timnas Indonesia melawan China Taipei dan Lebanon ditunda imbas dari kerusuhan? Cek jawabannya di sini.

Apakah Jadwal Timnas vs Taiwan & Lebanon Tetap Main September?
Timnas Indonesia Kevin Diks dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 antara Indonesia dan Australia di Stadion Allianz, Sydney, pada 20 Maret 2025. (Foto oleh DAVID GRAY/AFP)

tirto.id - Apakah jadwal Timnas Indonesia vs Taiwan atau China Taipei dan Lebanon akan tetap digelar pada bulan September ini? Sejauh ini belum ada informasi resmi dari pihak terkait termasuk PSSI soal perubahan jadwal pertandingan tersebut.

Bulan September 2025 ini Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert akan menjalani dua pertandingan uji coba dalam rangka FIFA Matchday. Indonesia akan bertemu China Taipei pada Jumat 5 September dan Lebanon hari Senin 8 September.

Dua pertandingan itu dijadwalkan main di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Namun mengingat kondisi tidak kondusif yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir, pertanyaan soal kelanjutan dua laga itu mengemuka.

Gejolak terjadi di Tanah Air sejak 25 Agustus lalu. Demo besar-besaran terjadi di Jakarta perihal kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR yang dirasa tidak elok ketika ekonomi semakin memberatkan masyarakat.

Demo semakin keras terjadi ketika jatuh korban jiwa, seorang ojol bernama Affan Kurniawan, pada 28 Agustus lalu. Ironis, Affan meregang nyawa saat dilindas mobil rantis milik Brimob di Jakarta.

Sontak saja kejadian itu semakin menyulut emosi masyarakat. Pada awalnya ada demo soal DPR, kini meluas dan Polri menjadi sasaran amuk massa. Terlebih karena Polri sejauh ini juga dianggap memiliki citra kurang baik di mata masyarakat efek dari beberapa insiden sebelumnya.

Ricuh di beberapa daerah di Indonesia terjadi. Surabaya, yang terkenal sebagai Kota Pahlawan, turut menggelar aksi demo besar-besaran dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan pada Sabtu 30 Agustus malam, massa membakar sisi barat Gedung Grahadi di. Beberapa pos polisi di Surabaya juga terbakar saat kericuhan tersebut.

Situasi itu tentu menimbulkan pertanyaan apakah pertandingan Timnas Indonesia di Surabaya nanti akan tetap berlangsung aman? Pasalnya dengan situasi saat ini, pihak kepolisian tentu juga fokus di titik demonstrasi.

Apalagi tiga pertandingan Super League yang sedianya digelar hari Minggu 31 Agustus mengalami pembatalan. Tiga laga tersebut adalah PSM Makassar vs Persebaya Surabaya di Parepare, Persib Bandung vs Borneo FC di Bandung, dan Persita Tangerang vs Semen Padang di Serang.

Laga PSM vs Persebaya dan Persib vs Borneo diputuskan batal main sejak awal. Sedangkan laga Persita pada awalnya pindah venue dari Tangerang ke Serang. Tapi kemudian diputuskan bahwa laga tersebut juga batal.

Kembali ke Timnas Indonesia, sejauh ini belum ada informasi apapun soal perubahan jadwal laga tersebut. Baik dari laman Kita Garuda, akun media sosial PSSI dan Timnas Indonesia, maupun dari Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI.

Skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert sendiri terus bersiap jelang ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Arab Saudi pada 9 Oktober dan Irak pada 12 Oktober.

China Taipei dan Lebanon dipilih PSSI sebagai lawan tanding sebelum duel melawan Arab Saudi dan Irak tersebut. China Taipei sendiri menggantikan Kuwait yang tiba-tiba secara sepihak memutuskan batal bertanding.

Lalu, berapa perolehan poin yang akan diraih Indonesia dari hasil pertandingan tersebut? Indonesia saat ini menempati ranking FIFA 118 dengan 1154,55 poin sedangkan China Taipei di ranking 172 dengan 964,06 poin. Lebanon sendiri di ranking 112 dengan 1172,44 poin.

Melawan China Taipei, jika Indonesia menang akan mendapatkan +3,25 poin. Jika laga imbang, Indonesia kehilangan -1,75 poin. Begitu pula jika kalah, Indonesia kehilangan -6,75 poin.

Kemudian saat melawan Lebanon, jika menang Indonesia akan memperoleh +5,17 poin. Indonesia juga akan mendapatkan tambahan +0,17 poin jika laga berakhir imbang. Lalu jika kalah, Jay Idzes dan kawan-kawan kehilangan -4,83 poin.

Baca juga artikel terkait TIMNAS INDONESIA atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama