Apa itu Teks Ulasan dan Bagaimana Ciri-Cirinya?

Kontributor: Ilham Choirul Anwar - 28 Jul 2021 13:03 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Teks ulasan mengupas tentang objek sebuah karya dengan menyampaikan pertimbangan, penilaian, dan kritik.
tirto.id - Sebuah karya dapat diapresiasi dalam berbagai bentuk, termasuk melalui tulisan. Teks yang berisi ulasan ibarat testimoni memberikan tentang baik buruknya sebuah.

Ulasan menjadi sangat penting bagi pekarya untuk menilai sejauh mana kualitas dari ciptaannya, sekaligus memengaruhi reputasinya.

Dilansir dari modul Bahasa Indonesia kelas VIII (Kemenag Tegal 2021), teks ulasan adalah teks yang memiliki fungsi dalam menimbang, menilai, dan memberikan kritik pada karya atau peristiwa yang diulas tersebut.

Objek yang dapat diulas antara lain novel, cerpen, film, lagu, lukisan, hingga buku.

Sementara itu dalam ada beberapa pengertian dari berbagai jenis ulasan yang ada saat ini yaitu:

- Ulasan berita, merupakan ulasan mengenai berbagai berita yang aktual yang disiarkan lewat televisi dan disaksikan khalayak.

- Ulasan buku, merupakan pertimbangan dari mutu buku yang pembahasannya menekannya pada sisi ilmiah dengan mengemukakan argumentasi yang cendekia. Nama lain ulasan buku adalah resensi buku.

- Ulasan pers, yaitu siaran yang berisi komentar atas tajuk pada surat kabar. Ulasan ini seperti ulasan berita, hanya saja lebih fokus pada berita surat kabar.
yang disampaikan lewat televisi.

- Ulasan film
atau drama, yaitu teks yang berisi tinjauan, ulasan, kupasan, tafsiran, hingga evaluasi untuk sebuah karya film atau drama.

Pentingnya teks ulasan menjadikannya dapat memberi manfaat bagi pekarya dan orang-orang yang membacanya mengenai objek yang dikupas.

Manfaat paling utama dari teks ulasan adalah memperkuat daya kritis. Apabila dijabarkan, maka manfaat dari teks ulasan yaitu:

- Menambah pengetahuan tentang objek karya karena ada sisi pengetahuan yang biasanya mengiringi pembahasan

- Meningkatkan pemahaman pada pembaca ulasan.

- Memunculkkan sifat apresiatif pembaca terhadap karya dan lebih respek pada pekarya.

- Memperkuat daya kritis bagi pembaca.

- Pembaca menjadi lebih menghargai karya milik pekarya sehingga menghindari tindakan
merugikan pekarya, seperti aksi pembajakan.

Teks ulasan memiliki kekhasan yang menjadikannya unik. Di dalamnya terkandung berbagai ciri yang tampak dari pengunaan kata, majas, referensi dan sebagainya. Ciri-ciri dari teks ulasan sebagai berikut:

- Menggunakan kata hubung atau konjungsi penerang semisal yaitu, yakni, dan jika.

- Menggunakan kata konjungsi temporal semisal selanjutnya, sejak, semenjak, dan pada akhirnya.

- Menggunakan kata konjungsi pemicu semisal karena dan sebab.

- Memanfaatkan kalimat pengakuan berbentuk referensi atau anjuran pada akhir teks, yang umumnya diikuti kata: harus, seharusnya, sebaiknya, dan jangan.

- Memakai kalimat karakter sikap seperti halus, antagonis, protagonis, nakal, panutan, eksotis, dan lain-lain.

- Menguunakan kata benda yang merujuk manusia, binatang atau benda lain, dan ide atau pemahaman.

- Memanfaatkan kata kerja yang bermakna tindakan, proses atau kondisi bukan karakter.

- Menggunakan kalimat metafora, yaitu penggunaan kata atau barisan kata bukan arti sesungguhnya. Namun, sebauh majas dipakai berdasarkan kesamaan dan perbedaan.

- Menggunakan kata referensi yang mengarah satu simpatisan spesifik.

- Memanfaatkan kalimat majemuk.


Baca juga artikel terkait CIRI-CIRI TEKS ULASAN atau tulisan menarik lainnya Ilham Choirul Anwar
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yandri Daniel Damaledo

DarkLight