Menuju konten utama

Anak Krakatau Erupsi: Hujan Abu, Bandara Soetta & Halim Ditutup

Erupsi Gunung Anak Krakatau, PVMBG menyatakan status tetap di Level III atau Siaga.

Anak Krakatau Erupsi: Hujan Abu, Bandara Soetta & Halim Ditutup
Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik yang diduga sampai ke Kota Bandarlampung. Minggu (6/9/2026). ANTARA/HO-Tangkapan layar.
2026/09/06/antarafoto-aktivitas-vulkanik-gunung-anak-krakatau-1788653815.jpg
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
2026/09/06/antarafoto-aktivitas-vulkanik-gunung-anak-krakatau-1788653808.jpg
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
2026/09/06/antarafoto-aktivitas-vulkanik-gunung-anak-krakatau-1788653995.jpg
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
2026/09/05/antarafoto-sebaran-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau-di-banten-1788624487_15578.jpg
Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). Berdasarkan keterangan Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau embusan angin yang mengarah ke timur membawa material abu vulkanik tersebut hingga melanda daratan pesisir Banten di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Kota Cilegon. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
2026/09/05/antarafoto-sebaran-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau-di-banten-1788624483_15580.jpg
Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). Berdasarkan keterangan Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau embusan angin yang mengarah ke timur membawa material abu vulkanik tersebut hingga melanda daratan pesisir Banten di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Kota Cilegon. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
2026/09/06/antarafoto-dampak-abu-vulkanik-gunung-krakatau-di-bandar-lampung-1788665334.jpg
Warga menunjukkan abu vulkanik akibat erupsi dari Anak Gunung Krakatau di Bandar Lampung, Lampung, Minggu (6/9/2026). ANTARA FOTO/Ardiansyah/YU
2026/09/06/antarafoto-penutupan-sementara-bandara-soekarno-hatta-1788657586.jpg
Calon penumpang berada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU
2026/09/06/antarafoto-penumpukan-penumpang-dampak-penutupan-bandara-soekarno-hatta-1788667073.jpg
Calon penumpang berada konter lapor diri yang tutup di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU
2026/09/06/antarafoto-penutupan-sementara-bandara-soekarno-hatta-1788657583.jpg
Calon penumpang melihat layar monitor jadwal penerbangan yang ada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU
2026/09/06/antarafoto-penutupan-mesin-pesawat-di-bandara-soekarno-hatta-1788666920.jpg
Petugas darat melakukan penutupan mesin pesawat yang terparkir dengan menggunakan bahan khusus di apron Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU

tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, nelayan, dan wisatawan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau menyusul aktivitas erupsi yang masih berlangsung.

Gunung Anak Krakatau saat ini berstatus Level III atau Siaga. Berdasarkan laporan BNPB, gunung api tersebut masih mengalami erupsi dengan munculnya lontaran lava pijar. Dalam salah satu kejadian erupsi, tercatat amplitudo maksimum 70 milimeter dengan durasi mencapai 21.600 detik.

Akibat erupsi ini, hujan abu berdampak di wilayah Banten, Jakarta, Bogor hingga Lampung. Bahkan sejumlah operasional bandara ditutup. Empat bandara ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penutupan meliputi Soekarno-Hatta, Halim, Budiarto, dan Radin Inten II.

BNPB meminta masyarakat di wilayah Banten dan Lampung tetap tenang serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan petugas terkait. Warga, nelayan, maupun wisatawan diminta tidak memasuki zona bahaya dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Imbauan tersebut juga berlaku bagi wisatawan yang ingin melihat aktivitas Gunung Anak Krakatau. BNPB meminta masyarakat tidak mendekati kawasan gunung hanya untuk mengambil foto atau merekam aktivitas erupsi.

Teks: Tirto.id

Sumber Foto: ANTARA FOTO

Baca juga artikel terkait FOTO - TIRTO atau tulisan lainnya dari Fandhi Cahyadi

Oleh: Fandhi Cahyadi