









tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, nelayan, dan wisatawan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau menyusul aktivitas erupsi yang masih berlangsung.
Gunung Anak Krakatau saat ini berstatus Level III atau Siaga. Berdasarkan laporan BNPB, gunung api tersebut masih mengalami erupsi dengan munculnya lontaran lava pijar. Dalam salah satu kejadian erupsi, tercatat amplitudo maksimum 70 milimeter dengan durasi mencapai 21.600 detik.
Akibat erupsi ini, hujan abu berdampak di wilayah Banten, Jakarta, Bogor hingga Lampung. Bahkan sejumlah operasional bandara ditutup. Empat bandara ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penutupan meliputi Soekarno-Hatta, Halim, Budiarto, dan Radin Inten II.
BNPB meminta masyarakat di wilayah Banten dan Lampung tetap tenang serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan petugas terkait. Warga, nelayan, maupun wisatawan diminta tidak memasuki zona bahaya dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.
Imbauan tersebut juga berlaku bagi wisatawan yang ingin melihat aktivitas Gunung Anak Krakatau. BNPB meminta masyarakat tidak mendekati kawasan gunung hanya untuk mengambil foto atau merekam aktivitas erupsi.
Teks: Tirto.id
Sumber Foto: ANTARA FOTO
Masuk tirto.id




























