Menuju konten utama

Aksi Bunuh Diri Lewat Kamikaze

Aksi bom bunuh diri yang kini kembali populer terinspirasi dari aksi Kamikaze para tentara Jepang di Perang Dunia II.

Aksi Bunuh Diri Lewat Kamikaze
tragedi teror di kawasan sarinah, jakarta. tirto/andrey gromico
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kamikaze adalah sebuah taktik militer Jepang, yang populer di Perang Dunia II. Pada taktik ini prajurit akan dipaksa melakukan tindakan bunuh diri untuk menghancurkan musuh, seperti dengan menabrakkan pesawat tempur ataupun meledakan dengan bom bunuh diri. Taktik perang ini sangat terkenal pada perang Asia Pasifik, dan membuat Amerika serikat kelabakan.

Penggagas serangan bunuh diri kamikaze adalah seorang perwira Angkatan Laut Jepang, Takijiro Ohnishi. Gagasan awalnya muncul saat Jepang terdesak di Teluk Leyte, Filipina. Setelah diberi restu dia kemudian membentuk kesatuan khusus serangan bunuh diri

Diperkirakan sekitar 2.550  penerbangan serangan bunuh diri kamikaze dilakukan dari 25 Oktober 1944 sampai berakhirnya perang 15 Agustus 1945. Sebanyak 363 serangan kamikaze menemui sasaran atau nyaris mengenai tetapi tetap menimbulkan kerusakan pada kapal yang diserang.

Dari serangan itu, tak kurang dari 71 kapal sekutu dikirim ke dasar laut atau pun hancur tak mungkin diperbaiki lagi. Lebih dari 6.600 personel sekutu dilaporkan terbunuh akibat serangan kamikaze.

Baca juga artikel terkait atau tulisan lainnya dari Aqwam Fiazmi Hanifan

Reporter: Aqwam Fiazmi Hanifan
Penulis: Aqwam Fiazmi Hanifan
Editor: Aqwam Fiazmi Hanifan