Menuju konten utama
Kelompok Bersenjata Papua

Abubakar Kogoya Kelompok Bersenjata Papua Tewas Ditembak TNI

Salah satu pimpinan Kelompok Bersenjata Papua, Abubakar Kogoya, tewas dalam kontak tembak dengan aparat TNI-Polri.

Abubakar Kogoya Kelompok Bersenjata Papua Tewas Ditembak TNI
Abu Bakar Kogoya, satu diantara dua anggota KKB yang tewas saat kontak tembak dengan tim gabungan di Kali Kabur, Mile 69 Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (ANTARA/HO/Satgas Damai Cartenz)

tirto.id - Kontak tembak Aparat Keamanan Gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Bersenjata di wilayah Distrik Tembagapura Mimika, Papua, Kamis (4/4/2024) sore, menewaskan salah satu pimpinan Kelompok Bersenjata Papua, Abubakar Kogoya.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan), Kolonel Czi Ign Suriastawa, menyatakan tewasnya Abubakar Kogoya di tangan aparat ini bukan tanpa sebab musabab.

Dia menyampaikan, rentetan aksi yang mengganggu keamanan di Papua, telah dilakukan oleh Abubakar dan kelompoknya sehingga tidak jarang menyebabkan korban di pihak masyarakat.

“Tindakan tegas Aparat Keamanan Gabungan TNI-Polri mereduksi kekuatan KKB merupakan upaya untuk menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran percepatan pembangunan di wilayah Papua,” ucap Kolonel Czi Ign Suriastawa, dalam keterangan resmi yang diterima Tirto, Sabtu (6/4/2024).

Rekam jejak aksi Abubakar, kata dia, telah banyak tercatat pihak aparat. Pada tanggal 21 Oktober 2017 tercatat dalam Laporan Polri (LP), Abubakar terlibat dalam penembakan terhadap 2 orang anggota Brimob bernama Bharada Almin dan Brigadir Mufadol di Mile 69 Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Aksi tersebut diulangi lagi oleh Abubakar di lokasi yang sama pada tanggal 14 November 2017, dimana dia terlibat dalam penembakan terhadap mobil LWB nomor lambung 01-4887, dan selanjutnya Polres Mimika menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Abubakar Kogoya.

Selain itu, pada 30 Maret 2020, Abubakar terlibat kembali dalam penembakan di Gedung OB-1 Alun-alun Kuala Kencana, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika yang menyebabkan 1 orang Warga Negara Asing (WNA) bernama Graeme Thomas Wall meninggal dunia dan 2 orang karyawan mengalami luka tembak.

Kolonel Czi Ign Suriastawa menyatakan, bergabungnya Abubakar Kogoya ke dalam Kelompok Bersenjata di Papua telah terpantau di bawah pimpinan Lekagak Telenggen, dengan wilayah operasinya di Kabupaten Puncak, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Intan Jaya.

Baca juga artikel terkait KONFLIK PAPUA atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Hukum
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Maya Saputri