Menuju konten utama

565 Ribu Guru Honorer Akan Dapat Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu

Secara total, bantuan subsidi upah akan menyasar 17,3 juta penerima.

565 Ribu Guru Honorer Akan Dapat Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu
Seorang guru honorer memberi arahan kepada siswa saat kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Kudus 2, Lumajang, Jawa Timur, Senin (19/5/2025). ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan subsidi upah (BSU) kepada 565 ribu guru honorer. BSU merupakan salah satu dari lima paket stimulus ekonomi yang digelontorkan pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran lima persen pada tahun ini.

Di luar guru honorer, secara keseluruhan BSU akan menggapai 17,3 juta penerima, termasuk jumlah guru honorer tersebut dan pekerja yang gajinya di bawah Rp3,5 juta per bulan.

“Selain kepada pekerja yang memiliki gaji dibawah Rp3,5 juta, yaitu 17,3 juta pekerja tersebut, akan diberikan juga bantuan subsidi kepada 565 ribu guru honorer baik itu 288 ribu guru di lingkungan kementerian dikdasmen, maupun 277 ribu guru di kementerian Agama,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/6/2025).

Bendahara Negara melanjutkan, guru honorer itu akan mendapatkan Rp300 ribu per bulan untuk 2 bulan, yakni Rp600 ribu. Dalam hal ini, total anggaran yang dikeluarkan untuk menggelontorkan BSU mencapai Rp10,72 triliun yang mana akan diambil dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

“Untuk ini, para pekerja yang terdaftar di BPJS ketenagakerjaan, dan nanti Kementerian Ketenagakerjaan yang akan mengimplementasikan program tersebut, yaitu bantuan subsidi upah sebesar Rp300 ribu per bulan diberikan untuk bulan juni dan juli jadi 2 bulan Rp600 ribu, penyalurannya juga akan diupayakan pada Juni (2025),” katanya.

Selain itu, pekerja dan para guru honorer itu akan diberikan perpanjangan diskon 50 persen untuk 2,7 juta pekerja di lingkungan industri padat karya. “Ini tujuannya untuk kepada para pekerja di industri padat karya yang mendapatkan tekanan situasi global dan persaingan ekspor bisa mendapat jaminan kehilangan kerja dengan iuran yang dibayarkan hanya 50 persen saja,” katanya.

Sebagai informasi, pemerintah mengumumkan lima paket stimulus ekonomi yang akan digelontorkan selama libur sekolah Juni–Juli 2025. Stimulus mencakup bantuan langsung tunai, subsidi transportasi, potongan tarif tol, hingga insentif jaminan sosial ketenagakerjaan. Total anggaran yang disiapkan mencapai lebih dari Rp24 triliun.

Salah satu program yang menyasar kelompok rentan adalah subsidi upah sebesar Rp300 ribu bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta atau sesuai upah minimum kabupaten/kota. Bantuan ini ditargetkan untuk 17,3 juta buruh, ditambah 288 ribu guru di bawah Kemendikbudristek dan 277 ribu guru Kemenag.

Baca juga artikel terkait BANTUAN SUBSIDI UPAH atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Insider
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana