Menuju konten utama

5 Langkah Bangun Kanal Online Shop Sendiri di Luar Marketplace

Marketplace efektif buat menjaring pembeli baru, sementara kanal penjualan sendiri memberi kendali pada pengalaman pelanggan, data, dan margin bisnis.

5 Langkah Bangun Kanal Online Shop Sendiri di Luar Marketplace
Seorang pria sedang melihat laptop. FOTO/ dok. iStock
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Marketplace masih jadi kanal andalan untuk menjaring pembeli baru. Namun, saat bisnis terlalu bergantung padanya, ruang gerak untuk mengatur struktur biaya, menjalin relasi langsung dengan pelanggan, dan mengoptimalkan data pelanggan menjadi menyempit. Itu sebabnya makin banyak pelaku usaha melengkapi strategi penjualan dengan kanal sendiri.

Payment gatewaymenjadi fondasi utama agar bisnis penjualan bisa menerima pembayaran online secara mudah. Selain itu ada beberapa langkah lain dalam cara membuat online shop sendiri di luar marketplace.

Berikut lima langkah untuk mulai membangun kanal penjualan mandiri di luar marketplace.

1. Tetapkan Peran Marketplace dan Kanal Penjualan Sendiri

Langkah awal adalah menentukan fungsi masing-masing kanal. Marketplace dapat berperan sebagai sarana menjaring pembeli baru. Sementara itu, kanal sendiri difokuskan pada tiga hal: menjaga margin, mengakses data pelanggan secara langsung, dan merawat hubungan jangka panjang dengan pembeli.

Pembagian peran ini menentukan keputusan bisnis jangka panjang, seperti produk yang akan dijual lewat kanal sendiri dan berapa besar anggaran promosinya. Tanpa pembagian yang jelas, kanal baru berisiko hanya menjadi salinan marketplace dengan trafik jauh lebih kecil.

2. Mulai dari Kanal di Luar Situs Web

Langkah kedua adalah pilih pintu masuk paling praktis. DOKU Payment Link memudahkan pembuatan tautan pembayaran lewat dashboard, aplikasi, atau WhatsApp bot, tanpa perlu situs web. Tautan ini tinggal dibagikan lewat WhatsApp, Instagram, email, atau media sosial lain.

Ada juga DOKU Digital Catalog yang lebih lengkap, dengan fitur penyusunan katalog produk beserta stok dan variasinya. Keduanya bebas biaya langganan; yang dibayar hanya biaya transaksi sesuai metode pembayaran yang dipilih pembeli.

3. Naikkan Level Seiring dengan Kesiapan Teknis

Setelah transaksi mulai berjalan, kapasitas teknis bisa ditingkatkan. Bila sudah punya situs web atau aplikasi, DOKU Checkout menyediakan halaman pembayaran siap pakai dengan dukungan lebih dari 45 metode pembayaran.

Untuk toko berbasis Shopify, WooCommerce, atau Magento, DOKU Plugin bisa dipasang tanpa coding. Bila menginginkan kendali penuh atas tampilan dan alur pembayaran, DOKU Direct API menawarkan integrasi yang lebih mendalam.

4. Susun Kombinasi Metode Pembayaran

Langkah berikutnya, menyesuaikan kombinasi metode pembayaran dengan karakteristik pelanggan dan jenis transaksi di kanal penjualan baru. Makin beragam pilihan pembayaran, pelanggan akan lebih nyaman dalam bertransaksi. Risiko transaksi batal karena metode pembayaran yang diinginkan tak tersedia juga akan lebih kecil.

Virtual Account dan e-wallet bisa jadi kombinasi inti. Virtual Account cocok untuk pelanggan yang terbiasa bertransaksi lewat aplikasi perbankan, sedangkan e-wallet menawarkan proses yang cepat untuk kebutuhan sehari-hari.

Untuk menjangkau preferensi yang lebih luas, lengkapi dengan QRIS yang mengakomodasi berbagai aplikasi bank dan dompet digital, kartu kredit untuk fleksibilitas transaksi bernilai lebih besar, serta PayLater bagi pelanggan yang menginginkan skema cicilan.

Makin lengkap metode pembayaran, bertambah besar peluang transaksi dilakukan dengan cara yang paling nyaman bagi pelanggan. Lewat DOKU, dukungan 45+ metode pembayaran tersedia dalam satu integrasi payment gateway, sehingga bisnis bisa menjangkau lebih banyak preferensi tanpa perlu menyambungkan tiap metode secara terpisah.

5. Hitung Beban Biaya Kanal Baru

Agar kanal baru tidak jadi beban, penting menghitung biayanya sejak awal. DOKU payment gateway tidak mengenakan biaya setup maupun biaya bulanan, hanya transaksi berhasil yang dihitung. Dengan begitu, pelaku usaha bisa merintis kanal penjualan baru tanpa tambahan beban biaya tetap, sehingga risiko gagal di tahap awal jauh lebih kecil dan ruang untuk bereksperimen menjadi lebih luas.

Membangun kanal penjualan sendiri berlangsung bertahap: mulai dari kejelasan peran marketplace dan kanal sendiri, lanjut ke jalur termudah lewat Payment Link tanpa situs web, lalu naikkan kapasitas teknis, susun bauran metode pembayaran yang efisien, dan jaga agar biaya tak membebani bisnis.

Siap Buat Kanal Penjualan Sendiri Tanpa Meninggalkan Marketplace?

Marketplace tetap menjadi sarana akuisisi pelanggan yang efektif, sementara kanal sendiri memberikan kendali lebih besar pada pengalaman pelanggan, data, dan margin bisnis.

Sebagai perusahaan fintech pembayaran, DOKU siap membantu melancarkan transaksi dan penerimaan pembayaran lewat Payment Gateway dengan lebih dari 45 metode pembayaran, tanpa biaya setup maupun bulanan.

Seiring pertumbuhan bisnis, DOKU juga menghadirkan solusi fintech lain seperti Wallet as a Service dan Payouts guna mendukung pengelolaan dan penyaluran dana di satu ekosistem.

(JEDA)

Penulis: Tim Media Servis