tirto.id - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Indo Rampa (51), perempuan yang dilaporkan tersesat selama empat hari di hutan Kelurahan Battang Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban ditemukan dalam kondisi selamat namun fisik sangat lemas pada Senin pagi (27/4/2026), setelah dilakukan pencarian intensif sejak Jumat lalu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muh. Arif Anwar, mengatakan Indo Rampa ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin pagi, sekitar pukul 09.00 WITA. Sebelumnya, dilakukan pencarian intensif terhadap korban sejak dilaporkan hilang pada Jumat (24/4/2026).
Arif bilang, korban ditemukan di area perkebunan. Kondisi fisik korban tampak sangat lemas. Tim rescue pun melakukan langkah evakuasi dari lokasi penemuan, agar korban segera mendapatkan pertolongan pertama.
Menurut Arif, sinergi antara berbagai unsur seperti Basarnas, BPBD, Damkar, TNI, dan masyarakat setempat menjadi faktor penentu ditemukannya korban di medan hutan yang cukup menantang.
Setelah berhasil dievakuasi dari kawasan hutan, Indo Rampa langsung dilarikan ke RS Palammai Tandi Kota Palopo untuk menjalani observasi medis guna memulihkan kondisi kesehatannya.
"Alhamdulillah, korban atas nama Ibu Indo Rampa telah berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada pukul 09.00 WITA. Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan selamat, namun cukup lemas," ujar Arif melalui keterangan persnya, Senin.
Ia juga menambahkan, setibanya di titik evakuasi, korban segera dilarikan ke RS Palammai untuk dilakukan observasi medis guna memastikan kondisi kesehatannya kembali stabil.
Dengan ditemukannya korban, pihak Basarnas secara resmi menyatakan operasi SAR ini selesai dan ditutup. Arif juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel dan warga yang terlibat aktif dalam aksi pencarian ini sejak hari pertama.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari instansi pemerintah hingga masyarakat setempat yang telah bahu-membahu dalam proses pencarian ini," pungkas Arif.
Penulis: MN Abdurrahman
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id































