tirto.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait kasus dugaan penghasutan melalui acara stand up comedy bertajuk Mens Rea dengan terlapor Pandji Pragiwaksono. Dalam materi stand up comedy itu, salah satunya menyinggung mengenai kinerja Gibran.
Gibran menyatakan mendukung Pandji dalam tiap karyanya sebagai salah satu representasi anak muda di dunia seni.
"Saya mendukung anak-anak muda Indonesia, termasuk Saudara Pandji Pragiwaksono untuk terus berkarya dan menyuarakan masukan yang bermanfaat untuk pembangunan bangsa, sesuai dengan penghormatan terhadap norma serta nilai-nilai lokal, budaya, dan agama," ujar Gibran dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).
Menurut Gibran, Indonesia sebagai negara demokratis membuka ruang bagi tiap warganya untuk berpendapat dan berekspresi. Oleh karena itu, Gibran menilai apa yang dilakukan Pandji sebagai sebuah pengutaraan pendapat dalam karya seni.
Sebelumnya, Komika Pandji Pragiwaksono mengaku tidak kapok membuat pertunjukan stand-up comedy lagi di masa mendatang. Pernyataan ini menyusul sejumlah laporan ke pihak kepolisian terkait dari pertunjukan tunggalnya yang bertajuk 'Mens Rea'.
Pandji mengatakan kalau 'Mens Rea' datang dari niat untuk menghibur masyarakat. Tidak ada niat jahat dari situ.
"Ya memang enggak ada niat jahat, maunya bikin orang ketawa. Jadi, untuk saya, enggak kapok [membuat pertunjukan stand-up comedy kembali]," ujarnya di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Pandji juga menjelaskan kalau ke depannya pertunjukkan stand-up comedy yang akan dia bawakan akan berbeda dengan 'Mens Rea'. Bukan karena kapok, Pandji menerangkan kalau dia tidak pernah menggunakan nama yang sama untuk pertunjukan komedi spesialnya.
"Artinya, apa pun yang saya bawakan di atas panggung, ketika sudah disajikan dalam sebuah pertunjukan, itu adalah karena dia mewakili keresahan masyarakat banyak dan itu bisa membuat tawa orang banyak," sebut Pandji.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id


































