Menuju konten utama

Wakapolri Sebut Penambahan Libur Lebaran Bisa Perlancar Arus Mudik

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan, penambahan libur lebaran 2018 bisa berdampak pada lancarnya arus lalu lintas di jalur mudik.

Wakapolri Sebut Penambahan Libur Lebaran Bisa Perlancar Arus Mudik
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Koordinator pembangunan manusia dan kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menandatangani surat Keputusan Bersama (SKB) terkait penambahan hari cuti bersama untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Jakarta, Rabu (18/4/2018). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Pihak kepolisian menganggap opsi penambahan cuti bersama saat Hari Raya Idul Fitri 2018 lebih baik dipertahankan. Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Syafruddin menilai penambahan hari libur bisa memperlancar arus lalu lintas di jalur mudik.

"Kami siap saja [libur ditambah atau dikurangi], tapi lebih oke kalau ditambah karena untuk arusnya [mudik] bisa lebih pecah walaupun sebenarnya untuk infrastruktur sudah sangat mendukung," kata Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Pemerintah telah menambah hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018 selama tiga hari, yakni 11, 12, dan 20 Juni.

Awalnya, pemerintah menetapkan libur Lebaran 1439 Hijriah pada 15, 16, dan 17 Juni dan cuti bersama ditetapkan selama empat hari yakni 13,14, 18, dan 19 Juni 2018.

Belakangan, rencana menambah cuti bersama saat Lebaran dikaji ulang. Pemerintah membuka peluang merevisi tambahan hari libur untuk Idul Fitri tahun ini.

Menurut Syafruddin, tambahan hari libur berdampak pada terurainya arus lalu lintas di sepanjang tol Trans Jawa. Ia yakin pelayanan mudik Lebaran kali ini lebih baik dibanding 2017 lalu.

"Sudah bercecer [kendaraan dari tol] kan sudah keluar di Brebes, Cirebon. Saya yakin tahun ini lebih bagus dibanding tahun lalu," ujarnya.

Sebelumnya, terkait penambahan libur lebaran 2018, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau sebagian masyarakat untuk mudik Lebaran 2018 lebih awal.

Hal itu dilakukan untuk memecah keramaian arus lalu lintas mengingat ada tambahan cuti bersama seperti yang ditetapkan pemerintah beberapa waktu lalu.

"Kalau ada libur kami akan merekomendasikan pulang lebih awal," kata dia usai menghadiri rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Jakarta, Senin (30/4/2018).

Budi Karya juga merekomendasikan bagi masyarakat yang memiliki anak untuk berangkat mudik lebih awal sebab libur sekolah sudah lebih dahulu. Sebab, mudik lebih awal akan memecah kepadatan jumlah pemudik pada libur Lebaran yang akan datang.

Ia berpendapat adanya tambahan libur cuti bersama tersebut untuk memudahkan pengaturan lalu lintas mudik Lebaran guna mencegah kemacetan.

"Kalau Kemenhub, itu lebih baik," kata Budi Karya.

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2018 atau tulisan lainnya dari Lalu Rahadian

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Lalu Rahadian
Penulis: Lalu Rahadian
Editor: Yandri Daniel Damaledo