Menuju konten utama

Viral Induk Gajah Diam Anaknya Ditabrak Truk, di Mana Lokasinya?

Video viral memperlihatkan induk gajah yang diam di tempat anaknya ditabrak truk. Di mana lokasi kejadiannya? Ini penjelasan dan kronologinya.

Viral Induk Gajah Diam Anaknya Ditabrak Truk, di Mana Lokasinya?
Ilustrasi Gajah. ANTARA FOTO/Muhammad Izfaldi/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seekor induk gajah yang diam dan tidak ingin beranjak dari lokasi anaknya yang mati ditabrak truk. Video tersebut menuai simpati dari warganet. Lantas, di mana lokasi kejadian tersebut sebenarnya?

Video yang beredar media sosial dan direkam dari sebuah kendaraan yang melintas menunjukkan induk gajah tidak mau meninggalkan lokasi tempat anaknya tertabrak. Dengan kepala menempel di sisi depan truk, ia seolah-olah ingin membebaskan anaknya yang meninggal dan terbaring tak bergerak di bawah truk.

Lokasi Kejadian dan Kronologi Induk Gajah Diam Anaknya Ditabrak Truk

Kejadian menyedihkan tersebut terjadi di Kilometer 80 Jalan Raya Timur-Barat Gerik-Jeli (JRTB), Malaysia. Kepala Polisi Distrik Gerik, Inspektur Zulkifli Mahmood, menyebut bahwa insiden tersebut terjadi pada Minggu, 11 Mei 2025 sekitar pukul 02.50 dini hari waktu setempat.

“Penyelidikan awal menunjukkan bahwa truk yang mengangkut ayam sedang menuju ke arah Jeli ketika sopir melihat seekor gajah besar sedang merumput di bahu jalan sebelah kanan,” ucap Zulkifli dikutip dari The Star.

“Percaya bahwa itu aman untuk dilalui, sopir melanjutkan perjalanan. Namun, beberapa saat kemudian, seekor bayi gajah tiba-tiba muncul dari hutan di sisi kiri jalan dan berusaha menyeberang,” katanya.

Lantaran jarak yang dekat, sopir yang diketahui berusia 28 tahun itu tidak dapat berhenti tepat waktu, sehingga terjadi tabarkan yang fatal. Zulkifli menyebut, anak gajah mati di tempat kejadian.

Tidak lama setelah tabrakan, seekor induk gajah menjadi gelisah dan menerjang truk tersebut. Ia berusaha menyelamatkan anaknya. Saat tahu anaknya sudah tak bergerak, ia pun diam di lokasi hingga berjam-jam sambil menyenderkan kepalanya ke sisi truk seolah-olah sedang meratapi kepergian anaknya.

Zulkifli menambahkan bahwa sopir truk tidak terluka. Setelah itu, polisi menghubungi Departemen Taman Nasional dan Satwa Liar Perak dan petugas berhasil membius induk gajah untuk mengendalikan situasi. Induk gajah tersebut kemudian dipindahkan ke dalam hutan.

Terkait kejadian tersebut, Zulkifli mengingatkan para pengendara untuk berhati-hati saat melakukan perjalanan di sepanjang Jalan Raya Timur-Barat, terutama di daerah hutan di mana hewan liar diketahui berkeliaran dan menyeberang jalan.

Kejadian Gajah Ditabrak Bukan Pertama Kali Terjadi di JRTB

Mengutip laporan The Straits Times, Jalan Raya Timur-Barat kerap menjadi lokasi pertemuan antara manusia dan gajah karena hewan-hewan tersebut menghadapi habitat yang semakin berkurang. Perak Perhilitan telah menyarankan para pengendara untuk menggunakan jalan raya dari pukul 11.00 hingga 16.00 guna menghindari gajah.

Pada bulan Januari, sebuah keluarga bertemu kawanan gajah yang melintas di dekat jalan dan mengguncang mobil yang mereka tumpangi. Pada bulan April 2024, seekor anak gajah lainnya terbunuh di jalan raya setelah ditabrak oleh sebuah kendaraan sport.

Pada bulan November 2024, Direktur Departemen Perlindungan Satwa Liar dan Taman Nasional Perak (Perhilitan), Yusoff Shariff, mengatakan bahwa Suaka Gajah Perak, yang bertujuan untuk mengurangi konflik antara manusia dan gajah di negara bagian tersebut, sedang dibangun untuk mengakomodasi satwa liar di dekat jalan raya. Suaka ini diharapkan akan selesai pada tahun 2029.

Baca juga artikel terkait VIRAL atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Elisabet Murni P