Tes COVID-19 Turun: Spesimen Nasional Setara Kelurahan Kemayoran

Oleh: Alfian Putra Abdi - 16 Februari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Jumlah tes harian COVID-19 Indonesia terus mengalami penurunan, hanya ada 26.378 spesimen yang diperiksa per 15 Februari 2021.
tirto.id - Jumlah tes harian COVID-19 Indonesia terus mengalami penurunan. Hanya ada 26.378 spesimen yang diperiksa dengan 19.626 orang yang diperiksa dari 88.669 suspek pada 15 Februari 2021.

Jumlah spesimen hari ini lebih sedikit dari jumlah kemarin (14/2/2021), sebanyak 35.894 spesimen yang diperiksa dengan 24.250 orang dari 86.456 suspek.

DKI Jakarta menyumbang 12.314 spesimen untuk dites dari jumlah orang 10.714.

Jumlah 26.378 spesimen adalah angka yang dikumpulkan dari 34 provinsi dan 510 kabupaten kota. Namun, total spesimen hari kemarin, 15 Februari, hanya setara dengan jumlah penduduk di Kelurahan Kemayoran--merujuk data DKI Jakarta terdapat 26.202 jiwa pada 2018.

Pada 9 Februari 2021, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat mewanti-wanti masyarakat agar tidak panik jika ada peningkatan kasus lantaran pemerintah berencana menggencarkan tes COVID-19.

"Saya bilang ke Bapak Presiden, bapak-ibu tidak usah panik, lebih baik kita terlihat riilnya seperti apa, sehingga strategi kita benar daripada kita melihat seakan-akan sedikit kita senang, padahal yang kenyataannya jauh lebih banyak sehingga langkah langkah kita salah," ucapnya pada rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI.

Jumlah kasus harian COVID-19 Indonesia terus mengalami penurunan seiring jumlah tes harian yang semakin menurun. Per 15 Februari 2021, jumlah kasus baru bertambah 6.462 kasus, sehingga kumulatif kasus nasional mencapai 1.223.930 kasus.

Angka tersebut berasal dari tes yang dilakukan terhadap 26.378 spesimen dengan 19.626 orang yang diperiksa dari 88.669 suspek.

Sementara itu, kasus sembuh bertambah 6.792 orang, jauh menurun jika dibandingkan angka kesembuhan pada 13 Februari 2021 yang mencapai 11.919 orang, sehingga total 1.032.065 kasus dengan penambahan kasus meninggal 184 kematian dengan total 33.367 meninggal dunia.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan kasus harian tertinggi meski mengalami penurunan, yakni 1.879 kasus, dengan kasus sembuh 2.082 dan kasus meninggal 55 kematian. Dengan ini kumulatif kasus di DKI mencapai 317.432 kasus dengan total meninggal 4.961 kematian.


Baca juga artikel terkait PANDEMI COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Maya Saputri
DarkLight