Menuju konten utama

Ter Stegen Bangkit: Geser Paes di Ajax, Kini Kiper Utama Jerman

Marc Andre ter Stegen bangkit dengan merebut posisi kiper utama Ajax dari Maarten Paes. Kini ia juga kembali mendapat panggilan Timnas Jerman.

Ter Stegen Bangkit: Geser Paes di Ajax, Kini Kiper Utama Jerman
Timnas Jerman Marc-Andre ter Stegen. FOTO/AP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Marc Andre ter Stegen menemukan kembali performa terbaiknya yang sempat menghilang. Usai dicampakkan oleh Barcelona, kiper berkebangsaan Jerman berusia 34 tahun itu kembali mendapatkan kepercayaan di Liga Belanda bersama klub AFC Ajax Amsterdam.

Ter Stegen dianggap sebagai salah satu kiper terbaik milik Jerman. Namun sayang ia muncul pada era yang salah, karena Timnas Jerman punya penjaga gawang tangguh, Manuel Neuer.

Perpaduan konsistensi Neuer ditambah menit bermain Ter Stegen yang minim di klub, membuat ia gagal masuk skuad Timnas Jerman ketika Piala Dunia 2026.

Akan tetapi musim ini bersama Ajax, Ter Stegen kembali menjadi pilihan utama di klub. Hasilnya, kiper kelahiran 30 April 1992 itu kembali mendapat panggilan Timnas Jerman. Di sisi lain, kebangkitan Ter Stegen di Ajax turut menggeser peran kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, di Ajax Amsterdam.

Marc-André ter Stegen, Kapten Barcelona yang Disingkirkan

Ter Stegen merupakan salah satu kiper terbaik didikan akademi Borussia Monchengladbach di Liga Jerman. Debutnya di tim utama Gladbach terjadi 10 April 2011, dalam pertandingan kontra FC Koln. Tampil penuh sepanjang 90 menit, Ter Stegen membantu timnya menang 5-1.

Perlahan performa Ter Stegen terus menanjak, hingga menjadi pegawal gawang yang tak tergantikan di tim berjuluk Die Fohlen itu. Sampai tahun 2014, Ter Stegen tercatat bermain 127 kali untuk Gladbach, kebobolan 136 gol dan 42 kali clean sheets.

Performa apik di Borussia Monchengladbach, Ter Stegen kemudian dilirik Timnas Jerman, lalu menjalani debut pada 26 Mei 2012 ketika kalah 3-5 dari Timnas Swiss.

Penampilan bagus Ter Stegen di klub dan timnas lantas membuat Barcelona merekrutnya pada awal musim 2014-2015. Ketika itu Ter Stegen didatangkan dengan mahar 12 juta euro, untuk diikat kontrak selama 5 musim.

Hadirnya Ter Stegen bersama Claudio Bravo pada saat itu menjadi strategi peremajaan skuad Barcelona di posisi penjaga gawang, terutama setelah kepergian Víctor Valdés dan José Manuel Pinto.

Hal menarik adalah pelatih Luis Enrique pada musim 2014-2015 hanya mengandalkan Ter Stegen di Liga Champions dan Copa del Rey. Secara total Ter Stegen bermain dalam 21 pertandingan, kebobolan 16 gol, dan mencetak 10 clean sheets. Di sisi lain, Claudio Bravo menjadi andalan Barcelona di Liga Spanyol.

Barcelona Marc-Andre ter Stegen

Pemain sepak bola Barcelona Marc-Andre ter Stegen terlihat sedih setelah pertandingan antara Barcelona melawan Bayern Munich dalam Liga Champions selesai di Allianz Arena, Munich, Jerman, Rabu (8/12/2021). Barcelona kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/REUTERS/Andreas Gebert/foc/cfo

Situasi Ter Stegen tidak jauh berbeda pada musim 2015-2016. Ia bermain dalam 10 laga di UCL, 7 laga LaLiga, 7 laga Copa del Rey, 1 laga Piala Super Eropa, dan 1 laga Supercopa. Ia memiliki statistik 27 kebobolan dan 9 kali clean sheets.

Peruntungan Ter Stegen mulai berubah pada musim 2016-2017 ketika Bravo dilepas ke Manchester City. Ter Stegen lantas menjadi kiper utama Barcelona sampai musim 2023-2024.

Mulai tahun 2016 sampai 2024, Ter Stegen dipercaya Barcelona bermain pada 366 pertandingan baik di Liga Spanyol, Copa del Rey, Supercopa de Espana, Liga Champions, dan Europa League. Pada periode itu gawang Ter Stegen kebobolan 362 kali dan membukukan 155 clean sheets.

Momen penting dalam karier Ter Stegen terjadi ketika mengenakan jersey Barcelona. Salah satunya adalah untuk pertama kalinya ia menjadi kapten Barcelona pada 17 April 2018, ketika laga melawan Celta Vigo. Ter Stegen dipilih sebagai kapten usai Andres Iniesta dan Lionel Messi tidak bermain.

Pada musim 2022-2023, Ter Stegen ditunjuk sebagai kapten keempat Barcelona, selepas pensiunnya Gerard Pique. Tiga kapten utama Barcelona saat itu adalah Sergio Busquets, Sergi Roberto, dan Jordi Alba.

Ter Stegen lalu ditunjuk sebagai kapten utama Barcelona pada musim 2024-2025. Sayang sekali pada musim itu Ter Stegen total hanya bermain sebanyak 9 kali bagi Blaugrana. Ia terbelit cedera robek tendon yang dialami saat laga kontra Villarreal pada 22 September 2024.

Hantu cedera kembali mengikuti langkah Ter Stegen pada musim 2025-2026, kali ini cedera punggung. Sial bagi Ter Stegen, musim tersebut Barcelona mendatangkan Joan Garcia lalu memperpanjang kontrak kiper Wojciech Szczesny. Praktis, status Ter Stegen kini turun menjadi kiper ketiga.

Masalah internal sempat dialami Ter Stegen, ia dianggap indisipliner. Ter Stegen disebut enggan berbagi informasi soal riwayat medis kepada LaLiga. Padahal data tersebut berguna bagi Barcelona untuk menentukan pendaftaran pemain baru.

Melalui media sosial, Ter Stegen menjelaskan bahwa saat itu menurut perkiraan ia hanya akan absen sekitar 3 bulan karena cedera punggung. Sedangkan sesuai regulasi LaLiga, pemain dapat dikategorikan absen panjang jika menepi minimal 4 bulan.

Pihak klub merasa kecewa dengan keputusan Ter Stegen. Sebagai hukuman, pelatih Hansi Flick mencopot ban kapten dari lengan Ter Stegen. Kemudian pada tengah musim ia dipinjamkan ke Girona, sebelum dilepas permanen ke Ajax Amsterdam pada awal musim 2026-2027.

Selama membela Barcelona, Ter Stegen turut berperan meraih cukup banyak trofi juara. Total ada 20 trofi, yaitu: 7 Liga Spanyol, 6 Copa del Rey, 4 Supercopa de Espana, 1 Liga Champions, 1 Piala Super Eropa, dan 1 Piala Dunia Antarklub.

Kebangkitan di Ajax: Geser Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes

Ter Stegen resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam pada 4 Agustus 2026. Ketika itu De Amsterdamers sejatinya sudah memiliki Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia yang direkrut dari FC Dallas pada 2 Februari 2026.

Sejak bergabung dengan Ajax, Paes mendapat kesempatan tampil dalam 18 pertandingan hingga tulisan ini dibuat. Paes kebobolan 18 gol, tapi bisa membukukan 6 clean sheets.

Sebanyak 13 dari 18 pertandingan itu dilakoni Paes pada paruh kedua musim 2025-2026, baik di Liga Belanda maupun pada playoff Conference League (UECL). Tapi sejak kehadiran Ter Stegen, menit bermain Paes langsung tereduksi drastis.

Ter Stegen tercatat memainkan 7 dari 12 pertandingan Ajax pada awal musim 2026-2027. Ter Stegen bermain pada 5 pekan awal Liga Belanda, melawan PEC Zwolle, Heerenveen, Telstar, PSV Eindhoven, dan Fortuna Sittard, ditambah 2 laga kualifikasi Conference League kontra FC Sion. Statistik Ter Stegen kebobolan 11 gol dan mencetak 2 clean sheets.

Timnas Indonesia melawan Arab Saudi

Penjaga gawang Timnas Indonesia Marteen Vincent Paes berusaha menangkap bola saat melawan Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/Lmo/Spt/Spt.

Sebaliknya Paes pada musim 2026-2027 bermain dalam 5 pertandingan. Masing-masing 4 laga Conference League melawan Vojvodina (leg 1-2) dan Shelbourne (leg 1-2), serta pertandingan Liga Belanda kontra Willem II Tilburg. Gawang Paes kebobolan 6 gol tanpa clean sheets.

Jordi Cruyff, Direktur Sepak Bola Ajax, menyatakan kehadiran Ter Stegen tidak sepenuhnya membuat Paes terbuang. Paes disebut masih punya peran dalam tim. Itu dibuktikan dengan kepercayaan pelatih Michel memainkan Paes saat Conference League.

"Saya pikir penting untuk mengatakan bahwa Maarten Paes, kami kadang bicara soal apa yang akan terjadi, tapi kami juga paham bahwa pemain yang ada di sini bisa membantu tim berkembang. Maarten melakukannya di playoff dan ia melakukan tugasnya dengan baik," kata Jordi Cruyff di laman VoetbalPrimeur.

"Maarten tidak menjalani awalan yang mudah di Ajax. Tapi caranya menyambut pemain baru, tidak ada yang mengetahuinya, tapi ia melakukan itu. Ia seorang pemain tim sejati dan saya menghormatinya," imbuh Cruyff.

Akhirnya, Marc-André ter Stegen Jadi Kiper Utama Jerman

Buah kerja keras dan kesabaran Ter Stegen berbuah manis. Ia kembali dipanggil Timnas Jerman, ditambah pensiunnya Manuel Neuer, membuat kans Ter Stegen kembali bersinar di Jerman kembali terbuka.

Ter Stegen masuk dalam 44 pemain Timnas Jerman yang akan bermain di UEFA Nations League 2026-2027. Dalam jeda internasional kali ini, Timnas Jerman diagendakan melakukan 4 pertandingan melawan Belanda (25 September) di Amsterdam, Yunani (28 September) di Augsburg, Serbia (2 Oktober) di Munchen, lalu kembali melawan Yunani (5 Oktober) di Thessaloniki.

Namun perlu dicatat juga bahwa pelatih Jurgen Klopp membagi skuad Timnas Jerman menjadi 2 bagian, yaitu yang akan bermain pada periode 22-28 September dan 2-5 Oktober. Ter Stegen masuk dalam skuad yang bermain pada 22-28 September, ketika melawan Belanda dan Yunani.

Tanpa Neuer, Ter Stegen menjadi nama paling favorit yang berpeluang mengisi posisi kiper utama Timnas Jerman. Dari 5 penjaga gawang yang dipanggil Klopp, Ter Stegen menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak. Ter Stegen sudah memiliki 44 caps, lalu ada Alexander Nübel 3 caps, serta mereka yang belum menjalani debut, yaitu: Noah Atubolu, Finn Dahmen, dan Jonas Urbig.

Klopp menyatakan Ter Stegen bakal menjadi kiper utama Timnas Jerman saat ini. Bahkan mantan pelatih Borussia Dortmund dan Liverpool itu memastikan Ter Stegen bakal bermain melawan Belanda.

Ini menjadi kesempatan yang wajib dimaksimalkan Ter Stegen dengan baik, terutama jelang EURO 2028. Pasalnya sepanjang kariernya, Ter Stegen tercatat belum pernah membela Jerman di Piala Dunia maupun Piala Eropa (EURO). Sejauh ini ia hanya membela Jerman di UEFA Nations League, Piala Konfederasi, Kualifikasi Piala Dunia, Kualifikasi Piala Erola, dan friendly match.

"Untuk saat ini, kiper yang akan menjadi starter di laga pertama adalah Marc-Andre ter Stegen. Tim ini butuh stabilitas dan tulang punggung yang kuat. Saya sudah mengenal Marc-Andre sejak lama. Selama bertahun-tahun, ia adalah kiper terbaik dunia kedua setelah Manuel Neuer," ucap Klopp dalam laman resmi DFB.

"Ia pernah cedera pada waktu yang tidak tepat, tapi sekarang ia sudah fit kembali. Ia membawa pengalaman yang kami butuhkan, dan ia melakukan pekerjaan dengan baik di Ajax," imbuh Klopp.

Terakhir kali Ter Stegen bermain mengawal gawang Timnas Jerman ketika laga perebutan juara 3 UEFA Nations League 2024-2025, pada 8 Juni 2025. Sayang sekali, saat itu Jerman kalah dari Prancis 0-2 oleh gol Kylian Mbappe dan Michael Olise.

Baca juga artikel terkait SEPAKBOLA atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Sepakbola
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama