Menuju konten utama

Telkomsel dan UNJ Siapkan Penerapan AI di Lingkungan Pendidikan

Telkomsel dan UNJ menyiapkan penerapan AI di sekolah dan kampus, termasuk pengembangan talenta, AI Lab, riset, dan digitalisasi pendidikan.

Telkomsel dan UNJ Siapkan Penerapan AI di Lingkungan Pendidikan
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dan UNJ untuk pengembangan talenta, digitalisasi sekolah dan kampus, hingga pengembangan inovasi teknologi. FOTO: Telkomsel
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Telkomsel bersama Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyiapkan penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) di lingkungan pendidikan. Kolaborasi ini mencakup pengembangan talenta, digitalisasi sekolah dan kampus, hingga pengembangan inovasi teknologi.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dan UNJ. Salah satu rencana yang disiapkan adalah penerapan teknologi AI di tingkat sekolah menengah melalui SMP-SMA Labschool yang berada di bawah UNJ.

Direktur Human Capital Management Telkomsel Indrawan Ditapradana mengatakan pendidikan perlu memiliki keterkaitan yang lebih erat dengan kebutuhan dunia kerja agar peserta didik dapat mempersiapkan diri menghadapi perubahan teknologi dan peluang di masa depan.

"Belajar itu harus strategis. Dekat dengan lapangan kerja yang disasar. Perlu persiapan menangkap peluang masa depan," tutur Indrawan dalam keterangan resminya.

Menurut dia, talenta membutuhkan ruang belajar yang nyata dan relevan. Karena itu, kerja sama dengan UNJ diarahkan untuk memberikan pengalaman belajar yang dapat memperluas wawasan sekaligus membuka peluang bagi generasi muda.

Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah dukungan terhadap laboratorium AI dan pengembangan pusat pedagogi digital atau centre of digital pedagogy. Telkomsel dan UNJ juga akan mengeksplorasi pengembangan AI Lab untuk mendukung pengembangan dan komersialisasi teknologi AI.

Kolaborasi ini turut mencakup kuliah bersama praktisi industri telekomunikasi dan digital, riset kolaboratif, serta proyek pembelajaran dengan menggunakan skenario nyata di industri.

Telkomsel dan UNJ juga menyiapkan program Mini MBA yang berorientasi pada peningkatan kompetensi manajerial berbasis praktik.

Transformasi Digital Kampus

Di tingkat perguruan tinggi, Telkomsel akan mendukung transformasi digital UNJ melalui penerapan solusi digital dan telekomunikasi.

Dukungan tersebut mencakup peningkatan konektivitas digital kampus, optimalisasi sistem pembelajaran digital seperti Learning Management System (LMS), serta pemanfaatan solusi digital untuk mendukung pengalaman akademik.

Transformasi tersebut diarahkan agar kegiatan belajar mengajar, baik secara tatap muka, daring, maupun hibrida, dapat berlangsung lebih terintegrasi.

Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo mengatakan teknologi perlu dimanfaatkan untuk membuat pengalaman belajar lebih sederhana dan mudah diakses.

"Pendidikan yang baik harus bisa diakses semua orang. Ini salah satu tujuan utama dari teknologi," ujar Stanislaus.

Selain penerapan AI dalam pembelajaran, Telkomsel dan UNJ juga berencana mengembangkan ruang eksperimen teknologi melalui pembangunan AI Innovation Hub di lingkungan perguruan tinggi.

AI Innovation Hub tersebut akan diarahkan untuk mendorong riset interdisipliner, pemanfaatan AI secara aplikatif, serta proyek kolaboratif antara mahasiswa dan industri.

Rektor UNJ Komarudin mengatakan kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang untuk menciptakan masa depan. Menurut dia, kolaborasi dengan industri dapat memperkuat kapasitas riset sekaligus kompetensi mahasiswa.

"Kampus bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat masa depan diciptakan," sebut Komarudin.

Baca juga artikel terkait KURIKULUM atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana