tirto.id - Natal merupakan peristiwa penting yang ditunggu oleh umat Kristen di seluruh dunia. Hari raya ini menjadi momen untuk mengingat betapa besarnya kasih Allah pada manusia dengan mengirimkan Yesus untuk hadir ke dunia. Kelahiran Yesus membawa kabar pengharapan dan sukacita bagi seluruh manusia.
Hari Raya Natal selalu disambut dengan meriah dan penuh suka. Tak hanya orang dewasa, anak-anak Sekolah Minggu pun akan mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin dalam menyambut kelahiran Kristus.
Mungkin anak-anak akan mengingat Natal dengan pohon natal, kado, drama pertunjukan, hingga baju baru. Namun, Natal juga bisa menjadi momen penting untuk menanamkan dasar-dasar iman kekristenan pada anak.
Orang tua dan guru Sekolah Minggu bisa menjelaskan pada anak bahwa Natal adalah hari kelahiran Yesus Sang Juru Selamat. Anak bisa diajari bahwa karena Tuhan sangat mengasihi manusia, Ia pun rela datang ke bumi sebagai bayi manusia. Natal juga menjadi bukti nyata bahwa Allah tidak jauh dari manusia.
Melalui cerita palungan di Betlehem, anak-anak belajar bahwa Tuhan mau hadir di tempat yang sederhana dan Tuhan ingin menjadi sahabat bagi semua anak, tanpa memandang latar belakang mereka.
Sementara, cerita para gembala yang bersukacita setelah melihat bayi Yesus bisa menjadi ajang untuk menjelaskan bahwa anak-anak diajak untuk menjadi "pembawa terang dan kabar sukacita". Makna Natal bagi mereka adalah belajar berbagi sukacita, baik itu melalui senyuman, membantu teman, atau memberikan persembahan kasih bagi yang membutuhkan.
Contoh Tema Natal Sekolah Minggu

Kisah utama Natal adalah tentang kelahiran Yesus Kristus. Namun, dalam merayakan ibadah Natal Sekolah Minggu, para guru bisa membuat tema yang kreatif. Tema Natal anak Sekolah Minggu yang menarik akan meninggalkan kesan mendalam, apalagi jika dikemas dengan kisah penuh tauladan sesuai dengan ajaran Alkitab.
Tema Natal Sekolah Minggu menjadi salah satu upaya untuk menyampaikan nilai-nilai kasih yang bersumber dari Alkitab, yang bisa dipetik saat Natal. Biasanya, tema Natal fokus pada kasih Allah, menjadi anak terang, kebenaran, keluarga, dan lain-lain. Berikut ini beberapa contoh tema Natal Sekolah Minggu yang bisa dipilih.
- Natal Mengajarkan Kita Menjadi Pembawa Terang – Filipi 2:15
- Kasih Tuhan Bersinar dalam Hidupku – Yohanes 3:21
- Hadiah Natal Terbesar: Kasih dari Surga – Yohanes 3:16
- Aku Mau Menjadi Pembawa Kasih Tuhan – Matius 5:16
- Sang Raja Telah Lahir, Bersukacitalah! – Lukas 2:11.
Tata Cara Ibadah Natal Sekolah Minggu

Tata ibadah Natal Sekolah Minggu tentu akan berbeda dengan ibadah Sekolah Minggu reguler. Tiap denominasi gereja biasanya memiliki tata ibadahnya masing-masing. Meski berbeda-beda, 3 hal yang selalu ada di ibadah Natal sekolah minggu adalah pujian, doa, firman, dan penyalaan lilin.
Apabila guru Sekolah Minggu sedang mencari referensi tata cara ibadah Natal untuk anak-anak, berikut referensi liturgi Natal anak Sekolah Minggu, lengkap dengan alur ibadah dan ayat pengantar. Liturgi ini diambil dari tata ibadah Natal Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil Sektor Sion.
1. PEMBUKAAN
Guru Sekolah Minggu: Angin Desember mulai berhembus, ada kerinduan insan dunia untuk bersekutu menyambut kedatangan Yesus Kristus Juruslamat Dunia. Hari ini kita bersukacitakarena kasih Tuhan Yesus bagi kita.....
Mari bersyukur dan menyembah Tuhan Yesus. Saya mengundang kita semua berdiri bersama- sama dan kita lagukan secara berturut-turut lagu pujian : “Syalom Natal dan Hari Natal” (sambil lagu dinyanyikan masuk kelompok 12 anak membawa gambar/tulisan lonceng. Anak-anak yang membawa lonceng membacakan teksnya masing-masing sambil hadirin melagukan)
Lonceng Berbunyi
Kudaku pacu lewat padang salju penuh tawa ria sepanjang hari
burung bernyanyi merdu sekali menambah kesyahduan hari natal ini
Ding dong ding2X
lonceng berbunyi
Betapa bahagia aku mendengarnya
Ding dong ding 2X
Lonceng berbunyi
Kusambut bahagia hari natal ini
2. VOTUM DAN SALAM
Liturgos: Kami datang memuji dan mengagungkan karya penebusan dan penyelamatan yang telah menuntun kita keluar dari kegelapan menuju terang yang ajaib. Ibadah Natal SM-TPI jemaat GPM Getsemani Sektor Sion saat ini kami kuduskan dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Ia datang untuk kita, kasih dan rahmatNya tak berkesudahan. Tuhan menyertai saudara-saudara sekalian
Jemaat: Dan menyertaimu juga. Amin.
3. NYANYIAN PUJIAN: KJ No 109 : 1 “HAI MARI BERHIMPUN”
Hai mari berhimpun dan bersukaria
Hai mari semua ke Betlehem
Lihat yang lahir Raja bala sorga
sembah dan puji dia,
sembah dan puji dia,
sembah dan puji dia, sang raja
(Jemaat duduk)
4. PROSESI PEMBAKARAN LILIN:
(Lampu dipadamkan, dengan diiringi lagu Lilin Lilin Kecil oleh Solois, Liturgos mengundang Ketua Majelis Jemaa, Ketua Sub Komisi ARK, Ketua Pengasuh, Perwakilan Orang Tua, Perwakilan Anak untuk pembakaran Lilin)
5. POTRET NATAL:
- Anak 1: (Membawa Lilin ) Natal membawa Damai. Lilin sumber kehidupan, seperti cahaya lilin tetaplah kita bersinar lewat tindakan dan perbuatan kita yang baik (meletakkan lilin di tempat lilin dekat palungan)
- Anak 2: (Membawa Gambar Hati) Kita disini semua mempunyai hati, Allah memberi kita hati untuk peka dengan orang lain. Hati pusat manusia menentukan pilihan. Dari hati kita bisa melihat kehidupan (menggantung hati di sebuah ranting pohon yang disiapkan oleh guru Sekolah Minggu)
- Anak 3: (Membawa sebuah simbol rantai) Kita ibarat rantai ini. kita akan tumbuh jika bersama-sama, salinglah menolong dan mendorong. Kalau saudaramu terluka balutlah ia. Kalau adikmu menangis hiburlah ia. Kalau temanmu banyak masalah semangatilah dia karena itulah Natal sesungguhnya (menggantung gambar di Pohon)
- Anak 4: (Membawa salib) Karena cinta kasih Allah kepada kita, Yesus yang Maha Tinggi telah menjadi manusia untuk menebus dosa kita.
- Anak 5: (Membawa gambar palungan) Dan inilah kesederhanaan dari Allah yang maha tinggi. Hanya oleh kasihnya dia datang ke dunia. Lahir di tempat yang hina ini. Jadi jangan ragukan kasih dan cintaNya karena Natal mengajarkan kita untuk saling berbagi dan memberikan damai bagi semua orang.
- Guru Sekolah Minggu: Kristus telah memberi kita hidup, marilah kita sambut kedatangannya dengan penuh sukacita. Sediakanlah tempat di hatimu untuk menyambut kedatanganNya. Marilah kita memberi hidup bagi orang lain lewat tutur kata dan tindakan kita sehingga damai sejahtera Allah Nyata dalam hidup kita.
6.NYANYIAN JEMAAT: KJ 199:1;2 GITA SORGA BERGEMA
1) Gita sorga bergema lahir Raja mulia
Damai dan sejahtera turun dalam dunia.
Bangsa-bangsa bangkitlah
dan bersoraklah serta,
permaklumkan kabar baik.
Lahir Kristus t'rang ajaib.
Gita sorga bergema lahir Raja mulia
2) Yang disorga disembah, Kristus Raja yang baka.
Lahir dalam dunia
dan Maria bundanya.
Dalam daging dikenal,
Firman Allah yang kekal,
Dalam anak yang kecil, nyatalah Imanuel.
Gita sorga bergema lahir raja mulia.
7. PUISI NATAL
8. SABDA NATAL
- Doa Pembacaan Alkitab: Oleh perwakilan guru Sekolah Minggu
- Pembacaan Alkitab: Oleh 2 orang anak
- Refleksi Natal: Oleh Pendeta
10. PERSEMBAHAN NATAL
- Pengasuh: Adik-adik Yesus telah lahir. Seperti orang majus yang datang menyembah Tuhan Yesus dengan membawa hadiah–hadiah yang sangat indah, lalu hadiah apakah yang akan adik-adik berikan dihari ulang tahun Tuhan Yesus ini?
- Anak 1: Saya mau bawa uang saja dan menolong teman yang kesusahan. (menaruh amplop uang di palungan)
- Anak 2: Saya mau kasih beras, ubi, singkong, supaya ibu guru Sekolah Minggu bisa memberi pada orang yang membutuhkan (meletakkan barang-barang tersebut di palungan)
- Anak 3: Hadiah yang akan saya berikan adalah sikaap yang baik, tidak melawan ayah dan ibu, serta tidak bertengkar dengan adik dan kakak.
- Anak 4: Hadiah yang akan saya berikan adalah sebuah janji: Saya mau makin rajin Sekolah Minggu, rajib berdoa, dan menghormati yang guru Sekolah Minggu.
- Anak 5: Tuhan Yesus, saya mau janji: Saya mau rajin belajar, menghormati guru di sekolah, dan sayang teman.
- Anak 6: Tuhas Yesus pasti senang kalau saya persembahkan hati ini untuk memuji dan menyembah Tuhan.
- Guru Sekolah Minggu: Waaah.....anak-anak, Tuhan Yesus pasti senang sekali dengan hadiah yang kalian bawa itu, mari kita persembahkan dengan hati yang gembira. Ya Karena Yesus, hati kita bersukacita sebab kepada namaNya yang kudus kita percaya. Mari kita semua bernyanyi bersama sambil membawa hadiah buat Tuhan Yesus (persembahan dibawa ke palungan yang disediakan)
1) Kandang domba itu rumahNya, palungan hewan petidurannya
Lahir dari Bunda Maria Pangeran Maha Mulia
Reff : Akupun hendak ke Betlehem, supaya ku melihatnya.
Di tempat yang hina dan rendah pangeran mahamulia
2) Bintang indah hai tunjukkanlah, di mana Yesus dan palunganNya
Hai gembala bangunlah segera, menengok Juru S'lamatmu
Back to reff
3) Hai malaikat pujilah terus, kemuliaan Allah yang kudus
Bayi itulah Sang Penebus dan Juru S'lamat dunia
Back to reff
4) Aku kaya oleh miskinMu, selamat oleh hidup suciMu.
Ku dibasuh oleh darahMu, bahagia oleh salibMu
Back to reff
12. DOA PERSEMBAHAN: Oleh Anak Remaja
13. PERSEMBAHAN PUJIAN: VG/PS/SOLO/DET
14. SYAFAAT NATAL: Oleh Pelayan Firman
15. NYANYIAN PUJIAN: KJ No 101 : 1,2,3 “Alam Raya Berkumandang”
(Jemaat berdiri)
1) Alam raya berkumandang, oleh pujian mulia
Dari gunung dari padang, kidung malaikat bergema
Reff : Glooooooria in excelsis Deo (2x)
2) Hai Gembala karna apa sambutan ini menggegar
Bagi Maha Raja siapa sorak sorgawi terdengar
Back to reff
3) Sudah lahir Juru S'lamat itu berita lagunya
Puji dan syukur dan hormat dipersembahkannya
Back to reff
16. PENGUTUSAN DAN BERKAT
Pelayan Firman: Yesus Kristus telah lahir ditengah kita. kegelapan hidup yang tidak menentu telah diusirNya dan cahaya baru bersinar atas dunia dan atas hati kita. Yesus
Kristus telah menjadi sahabat kita, janganlah takut sebab itu marilah kita
mengakhiri perayaan ini dengan mohon berkat Tuhan:
Tuhan yang Maha Baik mengobarkan semangat. Tuhan menjadikan kita sahabatNya yang setia. Ia yang menyelamatkan bumi dan berkenan atas hati yang baru, dan damai sejahteraNya menuntun kita dari sekarang sampai selama-lamanya. Amin"
17. NYANYIAN JABAT TANGAN: KJ NO 119 : 1,2 “Hai Dunia Gembiralah”
1) Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!
Dihatimu terimalah! Bersama bersyukur,
Bersama bersyukur, Bersama sama bersyukur!
2) Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!
Hai bumi, laut, gunung lembah, bersoraklah terus,
Bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus!
Demikianlah contoh tata cara ibadah Natal Sekolah Minggu yang bisa dijadikan referensi. Tata cara ini masih bisa disesuaikan dengan gereja masing-masing. Apabila kamu tertarik membaca artikel Tirto lainnya tentang Natal, silakan klik tautan di bwah ini.
Editor: Elisabet Murni P & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id






































