Soal Pemilu Damai, Ketua DPP PKB: Tak Perlu Isu #2019GantiPresiden

Oleh: Felix Nathaniel - 17 September 2018
Kampanye #2019GantiPresiden dinilai sebagai gerakan yang tidak menyejukkan.
tirto.id - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukman Edy menyinggung soal gerakan #2019GantiPresiden tidak sesuai dengan pemilu damai. Menurutnya, gerakan tersebut merupakan satu contoh gerakan pemilu yang tak patut diteruskan.

Hal ini disampaikan oleh Lukman ketika menghadiri diskusi di Komisi Pemilihan Umum seputar Juru Damai Pilpres 2019. Beberapa isu, menurutnya malah merusak atmosfer pemilu damai yang hendak dibangun.

"Isu tentang ganti presiden tidak perlu," ucapnya hari Senin (17/9/2018). "Ini bagian-bagian dari kampanye yang menurut saya tidak menyejukkan."

Selain itu, Lukman juga sempat menyindir usaha lain yang dianggap tidak menyejukkan, yakni demonstrasi oleh mahasiswa Universitas Islam Riau yang dipimpin oleh Ketua BEM UIR. Mereka juga sempat bertemu dengan Sandiaga Uno selang beberapa hari sebelum melakukan demonstrasi.

Lukman juga menyinggung soal demonstrasi yang menuntut Presiden Jokowi turun dari jabatannya karena mendaftar sebagai capres 2019. Menurut Lukman hal ini hanya merusak kontestasi Pilpres 2019.


"Secara hukum, secara konstitusi Pak Jokowi harus turun dari presiden. Konstitusi mana yang menyuruh presiden incumbent harus turun di tengah jalan?" ujarnya.

Lukman sempat mengatakan bahwa seharusnya kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang akan berkontestasi di Pilpres 2019 juga hadir. Hal ini bisa membuat adu pendapat di antaranya kedua kubu soal pilpres 2019.

"Saya agak menyesal karena teman-teman dari timnya Prabowo-Sandi, Pak Riza Patria tidak hadir. Jadinya hanya dari tim Jokowi-Ma'ruf aja nih. Jadi kita tidak bisa berbalas pantun," ucapnya. "Tapi enggak papa. Tidak mengurangi arti dan makna acara kita."


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Felix Nathaniel
(tirto.id - Politik)

Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight