Menuju konten utama

38 Slogan Pawai Menyambut Ramadhan 2024 dan Ide Baju Tema

Slogan pawai menyambut Ramadan dan ide tema di tulisan ini bisa jadi rujukan sebelum sebulan menyambut kemenangan. Berikut ide slogan, tema, dan baju pawai.

38 Slogan Pawai Menyambut Ramadhan 2024 dan Ide Baju Tema
Warga mengikuti pawai obor di Medan, Sumatera Utara, Rabu (30/3/2022). ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/tom.

tirto.id - Slogan pawai menyambut Ramadan dan ide tema di tulisan ini bisa jadi rujukan sebelum sebulan menyambut kemenangan. Umat Muslim di Indonesia akan segera melaksanakan ibadah di Bulan Suci Ramadan pada 10/11 Maret 2024 mendatang.

Pawai menyambut Ramadan adalah acara perayaan yang diadakan oleh komunitas Muslim untuk menyambut kedatangan bulan Ramadan dengan kegembiraan dan semangat.

Pawai ini sering kali diadakan di berbagai tempat, seperti jalan-jalan utama di kota-kota besar, taman-taman umum, atau sepanjang kompleks masjid.

Bulan Ramadan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim. Sebab tidak hanya berpuasa selama sebulan penuh, Allah SWT juga menjanjikan keberkahan di Bulan Suci tersebut.

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam Hadits Riwayat (HR) Bukhari Muslim, bahwa Ramadan adalah bulan dibuka-nya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka. ”Apabila Ramadan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu,” sabda Rasul dalam HR Bukhari Muslim.

Keutamaan Ramadan juga tertulis dalam Al Quran. Apalagi, Bulan Ramadan tepatnya pada malam ke-17 atau malam-malam ganjil di 10 hari terakhir, merupakan waktu diturunkannya Al Quran sebagai pembimbing umat Muslim di seluruh dunia.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan,” firman Allah dalam QS Al Qadr: 1-3.

Di Indonesia, Ramadan selalu disambut meraih oleh umat Muslim. Berbagai daerah pun memiliki tradisi pawai atau karnaval unik. Seperti di Semarang rutin melaksanakan Dugderan, yang merupakan kirab budaya ditabuhnya tanda hari pertama puasa. Pun dengan tradisi Dandangan bagi masyarakat Kudus.

Selain itu, di berbagai daerah lain serentak menyambut Ramadan dengan berbagai pertunjukan budaya. Muda, mudi, anak-anak, hingga orang tua antusias menyambut acara demikian. Tentunya dengan tujuan meraih keberkahan selama bulan Ramadan.

Ide Tulisan Pawai Menyambut Ramadhan

Pawai menyambut Ramadan biasanya melibatkan berbagai elemen perayaan, termasuk dekorasi yang indah dengan lampu-lampu berwarna, spanduk, dan ornamen-ornamen yang meriah

Tak kalah penting ialah menambahkan tulisan di kertas atau dalam bentuk spanduk. Tentunya, tulisan-tulisan tersebut membawa semangat menuju keberkahan Ramadan. Berikut ini contoh berbagai tulisan kreatif yang bisa digunakan dalam pawai Ramadan:

  1. “Marhaban ya Ramadhan, Semoga Kita Diberi Keberkahan.”
  2. “Sambut Ramadan, Jemput Keberkahan.”
  3. “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR Bukhari dan Muslim).
  4. “Sedekah yang paling mulia adalah ‘sedekah dibulan Ramadan’.” (HR Tirmidzi).
  5. “Ramadan: Tahan Nafsu dan Lapar, Segerakan Kebaikan.”
  6. “Lupakan Pilihanmu, Puasa 30 Hari Ayo Kita Kerjakan.”
  7. “Ramadan Tiba, Lepas yang Pahit, Berbuka dengan yang Manis,”
  8. “Ramadan adalah Kendaraan, Menuju Cahaya Abadi dan Syafaatnya di Hari Akhir Nanti.”
  9. “Ramadan, kok, Enggak Ibadah? Rugi Dong!”
  10. “Awali Ramadan dengan Kebaikan, Akhiri Ramadan dengan Kemenangan.”
  11. “Satu Bulan Berpuasa untuk Keberkahan Sepanjang Masa.”
  12. “Tiada Senja yang Lebih Indah, dari Senja di Waktu Berbuka.”
  13. “Ramadan adalah Pelita yang Terangi Kita di Ujung Masa.”
  14. “Berbahagialah Bertemu Ramadan, karena di Dalamnya Ada Seribu Bulan.”
  15. “Ramadan Telah Tiba, Silakan Bersatu, Semesta Merestu.”
  16. “Ramadan Tiba, Bawa Pesan Kebaikan untuk Kita.”
  17. “Ramadan Tiba, Umat Islam Merayakan.”
  18. “Jangan Sedih Tenggelam, Ramadan Telah Datang Beri Senyuman.”
  19. "Cahaya Kasih Ramadan: Memperkuat Ikatan Kasih Sayang dalam Kebersamaan."
  20. "Ramadan: Menyucikan Hati, Mencerahkan Jiwa."
  21. "Kemuliaan Ramadan: Mengangkat Kualitas Hidup dan Kebajikan."
  22. "Harmoni Ramadan: Merajut Persatuan dalam Keanekaragaman."
  23. "Kebahagiaan Berbagi: Menyambut Ramadan dengan Tindakan Kemanusiaan."
  24. "Spiritualitas dalam Aksi: Membangun Kedamaian Batin dan Luar."
  25. "Ritme Ramadan: Mengalunkan Doa dan Zikir untuk Meningkatkan Kedekatan dengan Allah."
  26. "Keberkahan Ramadan: Membawa Rezeki dan Kesejahteraan bagi Semua."
  27. "Perjalanan Ramadan: Mencari Kebenaran dan Kehidupan yang Bermakna."
  28. "Kreativitas Ramadhan: Mengekspresikan Kesucian dan Keindahan Melalui Seni."
  29. "Pohon Ramadan: Tumbuhkan Kelembutan dan Kesejukan dalam Masyarakat."
  30. "Sunnah Sehari-hari: Menghidupkan Tradisi Nabi dalam Keseharian Ramadan."
  31. "Riuh Ramadan: Mengisi Bulan Suci dengan Kemeriahan dan Kebersamaan."
  32. "Ramadan Sehat: Meningkatkan Kesehatan Jasmani dan Rohani."
  33. "Rahmat Ramadan: Menyaput Kebaikan dan Pengampunan dalam Setiap Langkah."
  34. "Budaya Ramadan: Memelihara Warisan dan Nilai-Nilai Keislaman."
  35. "Kesadaran Lingkungan Ramadan: Menghormati dan Merawat Alam Semesta."
  36. "Berkarya Ramadan: Menginspirasi Melalui Prestasi dan Kontribusi Positif."
  37. "Kepemimpinan Ramadan: Membimbing dan Mendorong Pemahaman yang Mendalam tentang Agama."
  38. "Ramadan yang Mencerahkan: Menemukan Jalan Menuju Kebahagiaan Sejati dan Ketenangan Jiwa."

Ide Baju Tema Pawai Ramadhan

Adapun dalam pawai Ramadan, masyarakat bisa menggunakan berbagai pernak-pernik dan hiasan. Baik berupa baju maupun akseoris tambahan. Apa raja? Berikut ini referensi idenya.

Tema Baju Pawai Menyambut Ramadhan: Tema Pakaian Islami

PAWAI TARHIB SAMBUT RAMADHAN
Pelajar berjalan sambil membawa poster pada Pawai Tarhib di Telanaipura, Jambi, Selasa (21/3/2023). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww.

Tema yang kerap ditemukan dalam pawai Ramadan salah satunya ialah tema berpakaian Islami. Bagi laki-laki, bisa menggunakan baju koko. Sedangkan bagi perempuan, dapat menggunakan baju gamis atau pakaian bertema Muslim lainnya.

Kemudian aksesoris yang bisa ditambahkan antara lain kupluk Muslim, songkok, hingga sarung untuk laki-laki. Sedangkan bagi perempuan bisa menggunakan hijab dan perangkat lainnya.

Sedangkan untuk aksesoris tambahan lainnya bisa dipadukan dengan ikon-ikon Islami. Seperti bulan sabit dan bintang. Kemudian juga gambar-gambar ikonis Islami seperti masjid. Ikon tersebut juga bisa dibuat dalam bentuk miniatur.

Tema Pawai Menyambut Ramadhan: Tema Budaya

PAWAI MENYAMBUT BULAN RAMADHAN
Umat Islam melakukan pawai di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (27/3/2022). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/tom.

Selain bertemakan nuansa Islami, masyarakat juga bisa memadukannya dengan tema-tema budaya. Tema budaya bisa ditambahkan dalam berbagai aksesoris, seperti misalnya slinger atau rumbai yang kerap digunakan untuk ondel-ondel, serta hiasan bertema tradisional lainnya.

Aksesoris lainnya ialah topi-topi hiasan dari bahan berbahan kertas. Tak ada salahnya juga menggunakan aksesoris seperti caping yang dihias dengan nuansa Ramadan hingga menambahkan pernak-pernik bendera. Atau lebih kreatif, masyarakat bisa memanfaatkan barang bekas seperti sachet makanan yang dibentuk menjadi pakaian atau aksesoris.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2024 atau tulisan lainnya dari Dicky Setyawan

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Dicky Setyawan
Penulis: Dicky Setyawan
Editor: Yulaika Ramadhani