tirto.id -
Di hadapan 60 siswa baru, Agus Jabo mengajak mereka untuk percaya diri dan tidak merasa rendah diri karena berasal dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem.
"Setiap kalian adalah anak-anak yang berharga. Anak-anak yang punya potensi yang akan dikembangkan di Sekolah Rakyat," kata Agus Jabo merujuk siaran pers pada Senin (20/7/2026).
Ia mengatakan keyakinan tersebut didasarkan pada capaian Sekolah Rakyat yang dalam waktu sekitar satu tahun telah melahirkan berbagai prestasi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Menurut Agus Jabo, kemiskinan tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk meraih prestasi. Seluruh peserta didik telah mengikuti pemetaan minat dan bakat (talent mapping) sehingga guru dapat mengembangkan kemampuan mereka sesuai potensi masing-masing.
Selain pengembangan kemampuan akademik, Agus Jabo juga menyoroti pentingnya membangun rasa percaya diri siswa. Ia mengingatkan agar latar belakang ekonomi keluarga tidak menjadi alasan untuk minder.
"Kalian tidak boleh berkecil hati walaupun berasal dari keluarga yang tidak mampu. Bapak harapkan, apapun pekerjaan bapak-ibumu kalian harus bangga," ujarnya.
Ia menjelaskan Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem untuk memperoleh pendidikan yang layak serta mengembangkan potensi diri.
Agus Jabo menambahkan, Sekolah Rakyat juga bekerja sama dengan berbagai pihak agar peserta didik memperoleh dukungan dalam mengasah minat dan bakat sesuai kemampuan masing-masing.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 15 Magelang, Anisatul Masruroh, mengatakan dukungan berbagai pihak menjadi modal penting untuk membantu perkembangan siswa selama menempuh pendidikan.
"Di Sekolah Rakyat, kita didampingi oleh orang-orang hebat, dan semoga nanti salah satu dari kalian juga menjadi orang-orang hebat, menjadi apa yang sesuai dengan minat dan bakat anak-anak," kata Anisatul.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































