tirto.id - Di balik insiden penjarahan yang menimpa rumah pribadi milik pejabat publik Indonesia dan fasilitas publik, ada satu cerita kecil yang luput dipantau publik. Seorang kakek bernama Yasin berusaha mengembalikan hasil jarahan yang berasal dari rumah Anggota DPR nonaktif Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, yang rumahnya dijarah pada Sabtu (30/8/2025).
Yasin, yang sehari-hari bekerja sebagai guru mengaji di Masjid Al-Huda, memang tinggal tak jauh dari rumah Sahroni. Dengan membawa sepeda disertai keranjang besi, Yasin mendatangi kediaman Sahroni di Jalan Swasembada Timur RT 06/RW 04, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Beberapa warga sempat mencegah, tetapi akhirnya dipersilakan masuk setelah menyampaikan ingin mengembalikan barang.
"Ini bukan saya yang ngambil, saya ini pihak ketiga, ada orang lain yang ngasih titipan, lalu dititipkan kembali kepada saya, ini saya mau kembalikan," kata Yasin pada Selasa (2/9/2025).
Si kakek ternyata datang bukan mengembalikan barang mewah seperti jam tangan bermerek atau manekin Iron Man berharga jutaan, melainkan buku Iqro' dan beberapa lembar sajadah. Pria berbadan kekar dengan seragam hitam pun mendampingi Yasin ketika proses pengembalian barang. Namun, keluarga Sahroni mempersilakan Yasin membawa kembali iqro' dan sajadah tersebut.
"Ini dikembalikan lagi dan diikhlaskan buat anak-anak," kata Yasin.
Dalam pantauan di lokasi, Selasa (2/9/2025), reporter Tirto menemukan setidaknya dua hal. Pertama, sejumlah warga berupaya mengembalikan barang jarahan dari kediaman politikus Partai Nasdem itu. Kedua, pihak yang menjaga rumah Sahroni bukan hanya petugas khusus, melainkan juga warga sekitar.
Selain dikawal ketat, rumah Sahroni yang berjarak sekitar 50 meter dari jalan raya kini telah ditutupi terpal biru.
Rumah Anggota DPR Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, menjadi sasaran amuk massa dan dijarah, Sabtu (30/8/2025). Sebelum penjarahan, warga berunjuk rasa terkait pernyataan Sahroni yang menyatakan wacana pembubaran DPR sebagai tindakan bodoh.
Warga yang sebelumnya hanya berunjuk rasa berubah menjadi anarkis dengan memasuki kediaman Sahroni yang tidak berada di rumah. Rumah politikus Partai Nasdem itu pun dijarah oleh pedemo. Beberapa barang berharga Sahroni seperti koleksi mainan Iron Man, mobil Tesla, perabot seperti kursi, meja, lemari, dan barang pribadi dijarah. Situasi berhasil terkendali setelah para pedemo meninggalkan lokasi pukul 20.45 WIB.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































