Menuju konten utama

Rio Haryanto Puas Finis di Urutan 17

Pembalap muda Indonesia berusia 23 tahun dari Manor Racing Team itu menempati peringkat ke-17 dengan catatan waktu 1 menit 36,685 detik.

Rio Haryanto Puas Finis di Urutan 17
Pembalap Manor Racing F1 asal Indonesia Rio Haryanto memacu mobil MRT05 saat sesi latihan Bahrain GP di Sirkuit Sakhir, Bahrain, (1/4). ANTARA FOTO/Manor GP Racing

tirto.id - Rio Haryanto mengaku bahagia usai menyelesaikan lomba balap mobil Formula 1 (F1) di Bahrain Grand Prix yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sakhir, Bahrain, pada Minggu (3/4/2016) malam waktu setempat. Pembalap muda Indonesia berusia 23 tahun dari Manor Racing Team itu menempati peringkat ke-17 dengan catatan waktu 1 menit 36,685 detik.

“Bahagia melihat bendera finis hari ini. Rasanya senang memiliki pengalaman jarak tempuh lomba, yang merupakan pengalaman penting bagi saya dan tim karena memberikan kami lebih banyak data untuk dianalisis dan kemudian mengembangkan mobil lebih lanjut,” ujar Rio Haryanto seperti yang dikutip dari Antara, Senin (4/4/2016).

Rio Haryanto mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan jika dibandingkan dengan hasil seri pertama FI di Australia pekan lalu. Pembalap asal Solo, Jawa Tengah, itu hanya sanggup bertahan selama 18 lap dan harus berhenti balapan karena mesin mobilnya mengalami kerusakan.

Pembalap Indonesia pertama yang mampu menembus F1 ini patut berbahagia karena sejumlah pembalap yang memiliki nama besar seperti Sebastian Vettel, Jenson Button, atau Esteban Guitierrez tidak sanggup mencapai garis finis di di Bahrain Grand Prix.

“Start berjalan lancar dan kami berada di antara mobil-mobil Sauber dan Renault, tapi saya pikir kami menjalani strategi yang berbeda dibandingkan dengan rival-rival di sekitar kami. Kami juga harus menghadapi degradasi ban, yang benar-benar menghambat kemajuan kami," papar Rio Haryanto.

Sementara itu, pembalap Manor Racing Team lainnya, Pascal Wehrlein, berhasil finis di posisi ke-13 dengan catatan waktu 1 menit 35,448 detik. Pembalap asal Jerman rekan setim Rio Haryanto ini merasakan perbedaan yang cukup signifikan di Bahrain Grand Prix dibandingkan dengan Australian Grand Prix, seperti kondisi mobil dan ban yang lebih baik, juga hal-hal teknis lainnya.

Baca juga artikel terkait AUSTRALIAN GRAND PRIX atau tulisan lainnya

Reporter: Akhmad Muawal Hasan