Menuju konten utama

RI Desak AS-Israel Setop Serang Iran, Ingatkan Risiko Kawasan

Para pihak didorong untuk menahan diri secara maksimal dan mengedepankan dialog serta diplomasi guna meredakan ketegangan.

RI Desak AS-Israel Setop Serang Iran, Ingatkan Risiko Kawasan
Kepulan asap membubung setelah ledakan yang dilaporkan terjadi di Teheran pada 28 Februari 2026. Iran mengatakan pada 28 Februari bahwa mereka akan "merespons dengan tegas" setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke negara itu meskipun pembicaraan sedang berlangsung mengenai program nuklir Teheran.

tirto.id - Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Indonesia mendesak Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran agar konflik tidak meluas dan merugikan negara-negara lain di kawasan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Elizabeth Mewengkang, menekankan bahwa situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kini semakin mengkhawatirkan.

“Setelah menerima laporan dari berbagai perwakilan RI di kawasan Timur Tengah mengenai situasi keamanan yang semakin mengkhawatirkan di kawasan, Pemerintah Indonesia kembali menyampaikan keprihatinan yang sangat mendalam atau serious concern atas meningkatnya dan meluasnya ketegangan serta dampaknya di Timur Tengah,” ujar Yvonne dalam pernyataan resminya, Senin (9/3/2026).

Selain mendesak penghentian serangan, Indonesia juga meminta Iran untuk tidak melakukan balasan yang menargetkan negara-negara tetangga.

Seruan ini ditujukan kepada pihak-pihak terkait agar tidak memperluas dampak konflik ke negara lain, seperti Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menghormati prinsip hukum internasional, terutama terkait larangan penggunaan kekerasan yang mencederai kedaulatan dan integritas teritorial sebuah negara.

Para pihak didorong untuk menahan diri secara maksimal dan mengedepankan dialog serta diplomasi guna meredakan ketegangan.

Terkait kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Timur Tengah, Yvonne memastikan pemerintah terus memantau situasi secara seksama.

“Pemerintah Indonesia terus memantau secara seksama dampak konflik terhadap WNI yang berada di kawasan, dan telah menyiapkan langkah kontingensi jika kondisi mengharuskan dilakukan repatriasi dari berbagai negara,” tutupnya.

Baca juga artikel terkait KONFLIK IRAN ISRAEL atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Siti Fatimah