Revitalisasi Trotoar Jalan Casablanca Rampung Tahun Depan

Oleh: Haris Prabowo - 3 Desember 2019
Proyek yang berlangsung di Jalan Casablanca hanya pemasangan utilitas saja.
tirto.id - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho merespons keluhan warga Jakarta mengenai macetnya jalanan sepanjang Jalan Dr Satrio dan Jalam Casablanca akibat revitalisasi trotoar. Warga menilai proyek revitalisasi berjalan sangat lama dan membikin macet akut.

Hari berjanji revitalisasi trotoar di Jalan Dr Satrio memang baru akan rampung Desember mendatang, yang kontrak pengerjaannya sudah dilakukan sejak Juli lalu.

"Mengeluhnya kapan? Kan, semua bareng. Mulai kontraknya bulan Juli kalau enggak salah, targetnya Desember. Kalau memang targetnya Desember bagaimana lagi?" kata Hari saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/12/2019) sore.

Hari menepis jika ada warga yang protes bahwa proyek revitalisasi terlalu lama dikerjakan sejak Januari 2019. Padahal, kata dia, kontrak baru ada bulan Juli.

"Januari kapan? Wong kontraknya aja baru bulan Juli. Januari dari mana? Bulan Juli kontrak, kemudian persiapannya sejak Juni," katanya.

Hari mengatakan bahwa proyek revitalisasi trotoar hanya dikerjakan di Jalan Dr Satrio saja, sedangkan proyek yang berlangsung di Jalan Casablanca hanya pemasangan utilitas saja.

Oleh karena itu, kata Hari, revitalisasi trotoar di Jalan Casablanca baru mulai dikerjakan dan rampung 2020 mendatang.

"Cablanca mulai tahun depan [revitalisasi trotoarnya]. Kalau sekarang Casablanca hanya utilitas-nya saja," kata Hari.

Hal itu dilakukan agar pengerjaan proyek lebih berurut dan tidak membongkar-bongkar lagi ketika dikerjakan dalam waktu bersamaan.

"Trotoarnya hanya di Dr. Satrio. Tahun depan lanjut ke Casablanca. Kalau untuk utilitas [di Jalan Casablanca] sudah mulai. Kita enggak mau kalau nanti bangun trotoar itu terus ada proyek-proyek lain seperti utilitas. Saya sudah selesai, nanti diacak-acak lagi," kata Hari.


Baca juga artikel terkait PROYEK TROTOAR atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight