Kasus Pembunuhan Brigadir J

Respons Polri soal Isu Uang Ratusan Miliar di Rumah Mertua Sambo

Reporter: Adi Briantika, tirto.id - 19 Agu 2022 12:58 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Irjen Pol Dedi Prasetyo sebut timsus sementara masih fokus bekerja terkait Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.
tirto.id - Beredar kabar ada uang ratusan miliar rupiah berupa dolar Singapura ketika Tim Khusus Polri menggeledah rumah mertua Irjen Pol Ferdy Sambo, si tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo merespons isu tersebut. “Timsus sementara masih fokus bekerja terkait Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP," kata dia ketika dihubungi reporter Tirto, Jumat, 19 Agustus 2022.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga menanyakan kabar burung tersebut kepada Timsus.

“Kompolnas kemarin telah mengklarifikasi berita ditemukannya uang Rp900 miliar saat penggeledahan rumah FS kepada Irwasum selaku Kepala Timsus, dan beliau menjawab bahwa sampai sekarang belum ada informasi terkait hal tersebut," kata Juru Bicara Kompolnas, Poengky Indarti.

Uang dalam koper itu ditemukan di rumah mertua Sambo, Jalan Bangka XI A Nomor 7, Mampang, Jakarta Selatan. Ketika penggeledahan di rumah itu, polisi juga menemukan baju dan sepatu berlumur darah yang diduga milik Brigadir Yosua.

Dalam kasus ini, Sambo dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Berdasar pemeriksaan Tim Khusus, tidak ditemukan tembak-menembak antara Brigadir J dan Bharada Richard Eliezer. Kini si jenderal bintang dua itu mendekam di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, sedangkan Timsus masih terus berupaya mengusut perkara tersebut.



Baca juga artikel terkait KASUS BRIGADIR J atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Abdul Aziz

DarkLight