Respons GrabWheels Soal Kecelakaan 6 Pengguna Skuter Elektrik

Reporter: Vincent Fabian Thomas - 14 Nov 2019 08:06 WIB
Dibaca Normal 1 menit
GrabWheels dalam keterangan tertulisnya menyatakan skuter elektrik hanya boleh digunakan pada jalur yang tersedia.
tirto.id - GrabWheels --layanan aplikasi di Grab-- menyatakan telah memiliki sejumlah aturan penggunaan skuter elektrik. Berbagai ketentuan ini menurut manajemen wajib dibaca sebelum mengendarai skuter.

Tanggapan GrabWheels sebagai respons atas kecelakaan yang menimpa 6 pengguna skuter elektrik. Dua orang pengguna meninggal dunia usai ditabrak mobil, sementara sisanya mengalami cedera. Grab menyatakan turut berduka dan menyesali kejadian itu.

“Sebelum pelanggan menggunakan layanan GrabWheels, mereka harus membaca dan memahami aturan ini terlebih dahulu, termasuk penggunaan helm dan penggunaan di jalan. Ini sudah dikomunikasikan Grab juga melalui berbagai channel komunikasi pelanggan,” ucap CEO GrabWheels TJ Tham dalam keterangan tertulis yang diterima reporter Tirto, Rabu (13/11/2019).

Dalam keterangan itu, GrabWheels menyatakan skuter elektrik hanya boleh digunakan pada jalur yang tersedia.

Hal ini merujuk pada ketersediaan jalur sepeda bila di pinggir jalan dan area yang sepanjang jalannya memiliki titik parkir GrabWheels. Di samping itu, pengguna juga harus menuntun GrabWheels saat melewati jalur basah, bergelombang, dan turunan curam.

Aturan lainnya mencangkup minimal usia pengguna yaitu 18 tahun.

Di samping itu, ada aturan maksimal beban di kisaran 100 kg. Penggunaan skuter untuk lebih dari satu orang tentu tidak diperbolehkan. Saat memakai, pengguna juga diwajibkan menggunakan helm.

Selain berbagai imbauan itu, GrabWheels juga memastikan para penggunanya dilindungi oleh asuransi. Hal ini ditujukan untuk mengantisipasi kejadian tak terduga.

“Setiap pengguna GrabWheels juga dilindungi dengan asuransi pribadi yang merujuk kepada nama pengguna GrabWheels yang tertera dalam aplikasi Grab.”


Baca juga artikel terkait KECELAKAAN GRABWHEELS atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Abdul Aziz

DarkLight