Wawancara Khusus
Mengulas secara mendalam sisi-sisi lain dari pandangan seorang tokoh publik.

Mencari Jalan Keluar dari Krisis Sampah Indonesia
Krisis sampah Indonesia tak hanya soal volume, tetapi tata kelola. Menelusuri masalah TPA, solusi daerah, ekonomi sirkular, dan PSEL.
Indeks Wawancara Khusus

Afriansyah Noor: Dolar Buat Risau, tapi Pemerintah Bisa Bertahan
Wamenaker bicara membangun lagi Kemnaker usai dihantap kasus korupsi dan kondisi ketenagakerjaan aktual.

IKAPI Dorong Dewan Perbukuan Nasional Lawan Pembajakan Buku
IKAPI menilai lemahnya koordinasi dan regulasi membuat pembajakan buku marak, serta mendorong pembentukan Dewan Perbukuan Nasional untuk penanganannya.

Pakar UGM: Bukti Ilmiah Jadi Nilai Tambah dalam Iklan Digital
Tania menilai bukti ilmiah jadi nilai tambah yang dihargai konsumen, sehingga bukan tak mungkin makin banyak merek gunakan narasi sains.

Kalau Sepak Bola Asia Mau Maju, Belajarlah dari Jepang
Jepang membuktikan kemajuan sepak bola lahir dari sistem yang konsisten. Asia dinilai perlu membangun fondasi serupa untuk bersaing di Piala Dunia.

Wamen Stella Christie Bicara soal Kognitif Manusia hingga AI
Stella menegaskan bahwa manusia sudah mempunyai kecerdasan dan menyarankan orangtua sering berbincang dengan anak untuk memperkuat kecerdasannya.

IDEAS: Minim Perlindungan, Kelas Menengah Terancam Turun Kelas
Kenaikan harga energi dan suku bunga dinilai mempersempit ruang fiskal kelas menengah yang rentan tertekan inflasi, cicilan, dan PHK.

Menutup Prodi Bukan Jawaban atas Mismatch Tenaga Kerja
Pakar menilai masalah mismatch bukan cuma pendidikan tak cocok dengan industri, tapi negara belum mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas

Tragedi Bekasi Membuka Alarm "Railvolution" Jilid 2
Reformasi keselamatan kereta bergantung pada political will pemerintah; anggaran infrastruktur keselamatan harus diprioritaskan, bukan dipangkas.

Jika Ingin Indonesia Emas 2045, Pemerintah Harus Benahi Daycare
Peneliti FITRA menilai negara harus hadir biayai daycare. Kini layanan terfragmentasi, mahal, dan timpang, berisiko bagi generasi emas 2045.

Menimbang Urgensi RUU Disinformasi dan Propaganda Asing
Pakar menilai RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing belum mendesak.Pemerintah disarankan fokus pada strategi nasional.
Masuk tirto.id










