Indeks Riset

Aroma Pengekangan di Permendagri Soal Penelitian, Apa Saja Poinnya?
Ada aroma "pengekangan" dalam Permendagri Nomor 3 Tahun 2018 menjadi perbincangan di media sosial (medsos). Riset tidak boleh menimbulkan keresahan, mengganggu norma, dan NKRI.
Riset Google: Info Kebutuhan Perempuan Indonesia di Internet Minim
Riset terbaru dari Goggle Indonesia menyimpulkan jumlah pengguna internet di Indonesia dari kalangan perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. Salah satu sebabnya, banyak perempuan kesulitan mencari info kebutuhannya di internet.

Klarifikasi Almamater Soal Kasus Kebohongan Dwi Hartanto
Selama masa kuliah, Dwi dikenal sebagai mahasiswa yang aktif di kampus, berprestasi dan lulus cumlaude.

Dikti: Kasus Dwi Hartanto Contoh Masalah Integritas Akademis
Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) menilai skandal informasi prestasi akademis Dwi Hartanto, yang ternyata abal-abal, merupakan contoh masih buruknya integritas di lingkungan akademis Indonesia.
Teknologi Mikroskop yang Merevolusi Biokimia
Kita kini mungkin bisa melihat pergerakan dan interaksi sel protein molekuler dengan resolusi atomis. Terima kasih kepada mikroskop cryo-elektron.

Kondisi Dunia Penelitian di Indonesia
Riset di Indonesia masih tertinggal, tapi seberapa tertinggal dibandingkan negara ASEAN lainnya?

Mengapa Jumlah Sperma Pria di Barat Turun hingga 50 Persen?
38 tahun silam pria di negara-negara Barat punya rata-rata 99 juta sperma per milimeter. Kini hanya 47 juta. Mengapa?

Membaca Arah Facebook di Bisnis Smart Speaker
Facebook akan meluncurkan smart speaker pada kuartal I-2018 mendatang.
Mahasiswa ITS Olah Cangkang Kerang Jadi Alternatif Semen
Tim mahasiswa ITS meraih nilai tertinggi dalam kompetisi di Singapura setelah membuat mesin pengolah limbah cangkang kerang menjadi bahan pelengkap produksi Batako. Limbah itu bisa mengurangi tingginya kebutuhan pada semen.

Kebanyakan Penonton Tak Puas dengan Film Adaptasi Novel
"Kok begini?" Reaksi itu kerap muncul ketika seseorang menonton film adaptasi dari karya tulis. Namun, meski banyak yang tak puas, kebanyakan orang menyatakan akan tetap menonton film adaptasi.

Aktivitas Otak Pecandu Pornografi Mirip Pecandu Narkoba
Ada tiga bagian otak para pecandu narkoba yang reaksinya mirip pecandu pornografi.
Dana Riset Indonesia Paling Rendah di Asia Tenggara
Anggaran penelitian di Indonesia kalah jauh dibandingkan dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Kasus Narkoba di DIY Tahun 2015 Mencapai 60.182 Kasus
Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Universitas Indonesia (UI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN), tingkat prevalensi narkoba di Yogyakarta pada tahun 2015 mencapai 60.182 kasus, menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 62.028 kasus. Jumlah tersebut juga jauh lebih sedikit dari kasus narkoba di Yogyakarta tahun 2011 yang mencapai 83.952 kasus.
Karena Memikirkan Kematian, Orang Bisa Gila Belanja
Hanya berpikir soal kematian, seseorang diperkirakan akan lebih banyak belanja daripada biasanya. Pasalnya, kematian bisa membuat orang mempertanyakan pandangan mereka tentang dunia.

Kemristekdikti Siap Rampungkan Perpres Riset Nasional
Proses penyusunan Rencana Induk Riset Nasional 2015– 2045 oleh Kemristekdikti yang sedang berjalan melibatkan peran 17 Kementerian. Sementara itu, instrumen kebijakan untuk dijadikan Peraturan Presiden akan selesai pada November 2016.
Rasio Pajak 11,5% Tercapai Bila Tax Amnesty Sesuai Target
Hasil riset dari DBS Group Research memproyeksikan perbandingan penerimaan pajak dengan Produk Domestik Bruto (PDB) atau rasio pajak bisa mencapai 11,5 persen apabila target penerimaan amnesti pajak terpenuhi.

Muramnya Wajah Dunia Riset Indonesia
Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas jurnal ilmiah Indonesia dengan menambah dana riset.

Sepak Bola Lebih Mendebarkan Daripada Hubungan Seks
Penelitian terbaru menemukan, ternyata, ketika orang menyaksikan momen-momen sepak bola, jantung dapat berdenyut rata-rata dua kali lipat lebih cepat jika dibandingkan dengan ketika melakukan hubungan seks.

Wajah Muram Dunia Riset Indonesia
Jumlah tulisan akademisi Indonesia dalam jurnal-jurnal internasional meningkat. Tapi, kualitasnya tak serta merta berbanding lurus dengan pertumbuhan itu. Secara peringkat, Indonesia ada di tangga nomor 52 dari total 229 negara. Bukan hanya tak menonjol di lingkup ASEAN, Indonesia juga dikalahkan negara-negara yang tengah mengalami konflik seperti Mesir, Pakistan, dan Ukraina.
Masuk tirto.id









