Indeks Peradilan

MA Dorong Peradilan Efektif & Efisien dengan Manfaatkan Teknologi
Kini hampir semua lini kerja di MA telah ditranformasikan secara digital, baik di bidang teknis yudisial maupun non teknis.

Pakar Hukum Andi Hamzah Desak Penerapan Hukuman Mati Dibatasi
Penerapan hukuman mati di Indonesia dinilai perlu dikaji kembali. Hukuman mati dianggap hanya layak diterapkan pada kasus-kasus kejahatan luar biasa.

Terpidana Mati Belum Sepenuhnya Terima Hak Peradilan yang Adil
Pelanggaran hak-hak atas fair trail sering terjadi, khususnya pada kasus-kasus yang diancam dengan hukuman mati.

KY dan KPK Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Pengawasan ke Hakim
KY dan KPK meneken nota kesepahaman kerja sama untuk peningkatan kualitas pengawasan kepada hakim.
Sidang Tertutup di MA Dikhawatirkan Jadi Celah Korupsi
Mahkamah Agung diminta menggelar persidangan secara terbuka sebagaimana Mahkamah Konstitusi.

ORI: Aduan Bidang Hukum di 2017 Mayoritas Soal Polisi dan Peradilan
Dalam tiga tahun terakhir, pengaduan terkait dengan bidang hukum, yang diterima Ombudsman RI, mayoritas menyoroti pelayanan kepolisian dan lembaga peradilan.
MA Mengklaim Telah Lakukan Pembersihan di Lingkungan Peradilan
MA mengklaim telah melakukan upaya pembersihan di lingkungan peradilan.
KY: Dunia Peradilan di Bawah Tekanan Politik Sepanjang Tahun 2017
Tekanan politik sepanjang tahun 2017 membuat KY harus mempertahankan independensi peradilan dan imparsialitas agar putusan hakim dapat dipertanggungjawabkan.
Pembuat Pokemon Go akan Diadili di Belanda
Perusahaan Pokemon Go belum merespons keluhan Belanda terkait kekhawatiran rusaknya area yang dilindungi. Tak juga ditanggapi, Belanda telah menyiapkan sebuah persidangan di Den Haag.
Kelompok HAM Desak Adanya Peradilan Pidana untuk Rehabilitasi
Kelompok HAM se-ASEAN (ASEAN HRWG) menyatakan, negara harus dapat berperan dalam memenuhi hak-hak dasar di bawah payung yurisdiksi. Karenanya, peradilan pidana diharapkan tidak saja bertujuan untuk menghukum tetapi juga merehabilitasi.
Google Memenangkan Gugatan Oracle di Pengadilan
Pertarungan hukum yang cukup panjang antara Google dengan Oracle mengenai bahasa pemrograman Java berakhir pada Jumat (27/5/2016) dengan kemenangan Google. Namun demikian, Oracle tetap tidak menyerah dan menyatakan akan kembali mengajukan banding.
Masuk tirto.id









