Indeks Pembajakan Buku

IKAPI Dorong Dewan Perbukuan Nasional Lawan Pembajakan Buku
IKAPI menilai lemahnya koordinasi dan regulasi membuat pembajakan buku marak, serta mendorong pembentukan Dewan Perbukuan Nasional untuk penanganannya.

Regulasi Lemah, Celah Buku Bajakan Terbuka Lebar
Penulis dan penerbit menghadapi maraknya pembajakan buku, diperparah regulasi lemah, delik aduan, serta penegakan hukum yang tak efektif.

Ledakan Buku Bajakan dan Jaringan di Baliknya
Jaringan pembajakan buku melibatkan bandar pemodal, editor/layout, percetakan, hingga distributor yang memantau dan menyebarkan judul laris.

Belajar dari India, Pemerintah Bisa Buat Harga Buku Lebih Murah
Di Indonesia harga kertas melambung tinggi, penulis juga melawan industri pembajakan sendirian. Jadi, jangan heran jika membaca hanya aktivitas elite.

Akar Masalah Pembajakan Buku dan Yang Harus Dilakukan Pemerintah
Pembajakan buku di Indonesia perlu dipahami sebagai gejala dari kegagalan sistem, bukan semata kejahatan individu.
Bagaimana Johann Goethe & Immanuel Kant Melawan Pembajakan Buku?
Pembajakan buku sudah marak di Jerman pada abad ke-18. Goethe dan Kant melawannya dengan cara masing-masing.

Buku Bajakan Masif, Kok Polisi Tak Segarang Kayak Razia Buku Kiri?
Konsorsium Penerbit Jogja telah melaporkan pembajakan buku yang makin marak, tapi polisi tak responsif karena terkendala delik aduan.

Konsorsium Penerbit Yogya Lapor Polisi Lawan Pembajakan Buku
Konsorsium Penerbit Jogja (KPJ) melaporkan ke Polda DIY atas dugaan tindak pidana kekayaan intelektual hak cipta berupa pembajakan buku berlisensi yang dialami sejumlah penerbit di Yogya.

Jihad Robinhood Kampus Menggratiskan Pengetahuan
Ancaman terhadap ilmu pengetahuan tidak saja datang dari negara dan sejumlah otoritas keagamaan, tapi juga dari gurita penerbit akademik.
Berkebun di Tengkuk Penulis
Di Indonesia, para pembajak diperkirakan telah menggarong 30 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar 397 miliar rupiah pada 2006. Sayangnya, sangat sedikit kasus pembajakan buku yang dilaporkan ke aparat penegak hukum
Berkebun di Tengkuk Penulis
Di Indonesia, para pembajak diperkirakan telah menggarong 30 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar 397 miliar rupiah pada 2006.
Masuk tirto.id








