Indeks Mild Report

Jurus Raja Mempertahankan Takhta
Pasar yang terbuka dan dinamis membuat para pemimpin pasar “menurunkan” egonya dengan mengekor para kompetitor. Tujuannya agar tak memberikan kesempatan ruang sekecilpun kepada para pesaingnya. Indofood, Toyota, Daihatsu, dan para pemimpin pasar lain melakukannya, demi menjaga sebuah takhta. Untuk menjaga dominasi pasar, perusahaan pemimpin pasar rela mengekor para penantang pasar. Sebuah keputusan yang harus ditempuh daripada berisiko pangsanya dicuri.
Data Menyalip Telepon dan SMS
Ketika pendapatan dari telepon dan short message service (SMS) stagnan, pendapatan dari data terus melaju kencang. Ia kini mampu menyalip dua sumber pendapatan utama perusahaan penyedia jasa telekomunikasi.

Bukan Sepatu Cinderela
Bagaimana sepatu bisa menjadi demikian mahal dan menjadi simbol kelas sosial? Forbes menyebut nilai pasar untuk sepatu purna jual mencapai 1 miliar dolar. Nilai ini akan terus meningkat mengingat beberapa merek sepatu seperti Nike jarang sekali memproduksi ulang beberapa jenis sepatu mereka. Dengan tingginya permintaan dan minimnya stok, sepatu bisa jadi emas baru yang bisa dipertimbangkan sebagai investasi.
Sang Sineas Pindah Panggung
Garin Nugroho mencoba peruntungan baru merambah dunia politik. Sejauh ini, dia sukses menjadi calon Wali Kota Yogyakarta dari jalur independen setelah memenangkan konvensi yang digelar Joint. Namun, tantangan berat masih menghadang jalannya.
Sayur Lodeh, Gudeg, Sampai Sedekah KTP
Dukungan dari warga Yogyakarta mengalir ke Joint dalam upaya mencari calon independen wali kota yang bakal diusung dalam Pilkada 2017. Sumbangan bervariasi, mulai dari sayur lodeh, gudeg, uang, hingga kopi KTP. Sayang, pengumpulan KTP masih jauh dari target yang ditetapkan UU Pilkada.
Industri Kosmetik, Tak Secantik Promosinya
Nelangsa di negeri sendiri, itulah kondisi industri kosmetik di dalam negeri. Dengan jumlah penduduk perempuan mencapai 118 juta orang, pasar kosmetik di Indonesia seharusnya mampu mendulang pendapatan. Fakta di lapangan malah sebaliknya.
Negara Minim Museum
Meski jumlah museum Indonesia tergolong masih sedikit, tetapi ragamnya cukup banyak. Sayangnya, lebih dari setengah museum yang ada di Indonesia hanya terjangkau untuk orang-orang di Pulau Jawa.
Bahaya Laten PLTU Batu Bara
Di negara lain, pamor pembangkit listrik berbahan bakar batu bara makin tak dilirik, tetapi pemerintah Indonesia justru makin bernafsu untuk menambah jumlahnya demi satu alasan: menambah pasokan listrik dengan biaya “murah”. Padahal, dampak negatif nan laten dari PLTU batu bara bagi kesehatan dan ekologis begitu mengerikan.
Mencari Akar Masalah Lonjakan Harga Daging
Lebaran dan harga daging adalah hal yang tak terpisahkan. Tiap kali lebaran, tiap kali pula harga daging naik. Fenomena ini juga terjadi di luar momen hari raya. Berbagai jurus telah dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengendalikan harga daging sapi, tapi belum efektif meredam lonjakan harga. Ada persoalan penyakit lama yang belum terobati, tapi pemerintah sering pilih obat “instan” dengan mengimpor daging sapi.
Good Boy & Bad Boy di Mahkamah Agung
Ibarat good boy and bad boy. Jika Artidjo Alkostar berjuang mengangkat nama baik institusi MA sebagai lembaga yang “agung”, maka seolah-olah kasus operasi tangkap tangan KPK terhadap panitera PN Jakarta Pusat Edy Nasution yang ikut menyeret nama Sekretaris MA Nurhadi mencoreng reputasi MA sebagai lembaga hukum tertinggi.
Sengketa Merek: Jikalau Ditjen KI Lebih Teliti
Sebelum pendaftaran sebuah merek diterima, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Di Indonesia, beberapa merek pendompleng merek terkenal bisa dengan mudah diterima dan masuk dalam daftar merek di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
"Bagaimana Bisa Saya Dikatakan Tidak Bersuara?"
Meski sudah jarang manggung, kekritisan Iwan Fals tak pernah berkurang. Ia masih menjadi pengamat setia perjalanan negeri ini.
"TKDN 30 Persen Terlalu Sedikit, Idealnya 60 Persen"
Kebijakan ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terhadap produk smartphone sempat mendapat protes pelaku usaha atau vendor ponsel yang memasarkan produknya di Indonesia. Upaya memaksimalkan TKDN tak hanya punya kepentingan pemerintah, tapi juga demi kepentingan konsumen.
Mengenal Akal Bulus Vendor
Tak semua vendor bisa memenuhi aturan Tingkat Kandungan dalam Negeri (TKDN) sebesar 20 persen, seperti yang dipatok pemerintah, dalam produk smartphone 4G miliknya. Beberapa vendor bahkan mengakali produknya yang 4G diturunkan menjadi 3G agar bisa dijual di pasar Indonesia.
Plin Plan TKDN Merugikan
Pasar smartphone Indonesia diincar oleh hampir semua pabrikan telekomunikasi dunia. BlackBerry pernah merasakan lezatnya pasar negeri, sementara pemerintah hanya bisa menelan liur. Pada 2015, pemerintah Indonesia bebenah. Muncul aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna 'memaksa' vendor membangun pabriknya di Indonesia.
Brexit? UE? Maaf, Sangat Jauh
Inggris belakangan ini kembali menghiasi headline berita internasional. Jika diingat kembali, sudah cukup lama negara mantan hegemon ini tidak mendapatkan porsi pemberitaan sebesar saat ini. Harus diakui, pesona Inggris dalam perpolitikan global makin pudar di tengah benderang pengaruh Amerika Serikat, Rusia, bahkan Cina.
Bahaya Polusi Cahaya
Lebih dari 80 persen penduduk bumi hidup di bawah langit yang terkena polusi cahaya. Jika tak segera diantisipasi, ini akan mengganggu siklus alami dari penghuni bumi, termasuk manusia itu sendiri.
OPPO, si Pencuri Pasar
OPPO sedang naik daun. Penjualannya terus meningkat dan kini masuk jajaran atas ponsel paling laris di dunia. OPPO berhasil menanggalkan cap buruk tentang produk Cina. Perlahan, OPPO semakin mendekat ke Samsung. Resep keberhasilan mereka duplikasi dari Xiaomi.
Jika Habiburokhman Jadi Melayang dari Monas
Pada detik-detik pertama jantung berdegup kencang, darah serasa terpompa naik kepala, akibatnya terasa pusing.
Agama-agama Yang Dipinggirkan
Tak ada satu pun agama resmi, yang diakui pemerintah, yang betul-betul asli Indonesia. Mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha sampai Konghucu, semuanya impor dari luar. Agama asli Indonesia sendiri justru sedang menuju kepunahan.
Masuk tirto.id





