Indeks Menkopolhukam Wiranto

Pemerintah akan Kurangi 'Share' Proyek Pesawat Tempur KFX dan IF-X
Menkopolhukam Wiranto menyebutkan, pemerintah akan mengurangi share dari proyek peswat tempur KFX dan IF-X karena ada kebijakan infrastruktur dan pembangunan SDM Presiden Jokowi.

Wiranto Tak Masalah BPN Minta Perlindungan Saksi Saat Sidang MK
Menurut Wiranto, pengajuan perlindungan saksi yang memberikan keterangan di MK diperbolehkan karena diatur dalam Undang-undang.

Wiranto Waspadai Pengerahan Massa ke Jakarta Saat Arus Balik 2019
Di sisi lain, kata Wiranto, pemerintah tidak bisa melarang apabila ada masyarakat yang membawa sanak saudaranya pindah ke Jakarta.

Wiranto Klaim akan Buka Hasil Investigasi Kasus 22 Mei pada Besok
Wiranto menegaskan kasus kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta perlu diinformasikan secara detail agar tidak ada isu yang simpang siur.

Wiranto Desak Polisi Segera Ungkap Investigasi 21-22 Mei ke Publik
Wiranto berharap kepolisian bersikap transparan soal investigasi kasus kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Wiranto Klaim Situasi Lebaran 2019 Relatif Lebih Aman
Indikasinya, kata Wiranto, adalah menurunnya korban kecelakaan lalu lintas.

Hari Pertama Kerja, Wiranto Rapat Koordinasi Stabilitas Keamanan
Menurut Wiranto, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan ke depan, salah satunya adalah masalah sidang gugatan Pilpres 2019 di MA.

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pengancam Jokowi dan Wiranto
Polisi telah menangkap terduga pelaku yang mengancam akan membunuh Jokowi dan Menkopolhukam Wiranto.

Wiranto: Isu Referendum Aceh Bisa Jadi karena Urusan Pemilu
Wiranto menduga, wacana referendum di Aceh bisa muncul karena kekalahan Pemilu di sejumlah tempat di sana.

Wiranto: Referendum Dalam Hukum Positif di Indonesia Sudah Tak Ada
Wiranto mengatakan bahwa akan ada langkah tegas bagi siapa pun yang masih mencoba melakukan referendum.

Wiranto: Selain Saya dan 4 Tokoh, Ada Pejabat Lain Diancam Dibunuh
Kapolri mengatakan Wiranto, Luhut Binsar Pandjaitan, Budi Gunawan dan Gories Mere menjadi target pembunuhan dalam aksi 22 Mei 2019.

Wasekjen Demokrat: Wiranto Tidak Cocok Jabat Menko Polhukam
Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik menyebut dibutuhkan figur selain Menko Polhukam Wiranto untuk menangani kisruh usai pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019.

Soal Aksi 22 Mei, Wiranto: Tokohnya Ditangkap Kalau Melanggar Hukum
Wiranto menegaskan, aparat keamanan dan penegak hukum akan mengusut para tokoh yang terindikasi melanggar hukum saat aksi 22 Mei.

Wiranto Buat Tim Pengkaji Ucapan Tokoh, Haris Azhar: Itu Provokasi
"Wiranto itu yang memprovokasi, yang mau melakukan penegakan hukum terhadap orang yang bilang ada kecurangan," kata Haris.

Soal Tim Hukum Nasional, Polri: Kami Diminta Saran Perspektif Hukum
Polri diminta saran oleh Menkopolhukam Wiranto terkait wacana pembentukan Tim Hukum Nasional dalam rakortas.

OSO Dukung Wiranto Bikin Tim Hukum Nasional
"Kami membentuk tim hukum nasional yang akan mengkaji ucapan, tindakan, pemikiran dari tokoh-tokoh tertentu, siapa pun dia, yang nyata-nyata melanggar dan melawan hukum," kata Wiranto.

Respons Fadli Zon Soal Rencana Wiranto Bentuk Tim Hukum Nasional
Fadli Zon menilai, jika Wiranto ingin membentuk tim khusus, maka ia cenderung melawan konstitusi

BPN Kritik Keras Wacana Wiranto Tutup Media Sosial
BPN merespons merespons wacana Menkopolhukam Wiranto yang akan menindak tegas siapapun yang membantu pelanggaran hukum Pilpres 2019, termasuk media sosial sekalipun.

Wiranto: Yang Bilang 70 Persen TNI Dipengaruhi, Debat Sama Saya
Menkopolhukam Wiranto tidak terima dengan isu beredar yang menyatakan 70 persen TNI sudah dipengaruhi dan bertindak melawan hukum saat Pemilu 2019, ia pun menantang pihak-pihak tersebut.

Wiranto Sebut akan Tutup Media Sosial yang Bantu Pelanggaraan Hukum
Wiranto juga menyampaikan bahwa pemerintah hanya bersikap tegas, bukan otoriter. Menurut dia isu-isu tentang ketidakamanan memang sudah berbahaya.
Masuk tirto.id








