Indeks Maskapai Penerbangan
Indonesia Diizinkan Kembali Terbang ke AS
Sejak April 2007 saat Indonesia tidak diperbolehkan terbang ke Amerika karena peringkat FAA turun. Seiring dengan naiknya peringkat keselamatan penerbangan maskapai Indonesia dari kategori 2 ke 1 oleh FAA, maskapai nasional dapat kembali diterbangkan ke Amerika Serikat.
Garuda Indonesia, Maskapai Paling Dicintai di Dunia
SkyTrax, lembaga independen pemeringkat maskapai dunia yang berkedudukan di London, Inggris, menobatkan Maskapai Garuda Indonesia sebagai maskapai paling dicintai di dunia. Garuda berhasil memperoleh nilai kepuasan 85 persen di antara lebih dari 420 maskapai di seluruh dunia yang masuk dalam survei yang dilakukan oleh SkyTrax.
Lion dan Garuda, 2 Raja Udara yang Compang Camping
Pangsa pasar industri penerbangan Indonesia didominasi oleh dua maskapai, Lion Air dan Garuda Indonesia. Yang satu tengah dihantui ancaman merugi. Satunya lagi dicap sebagai Raja Delay.
Menjadi yang Terbaik di Udara
Setiap tahun, Skytrax rutin mengeluarkan penghargaan untuk maskapai-maskapai terbaik. Jika tahun lalu Garuda Indonesia berada dalam peringkat 8 maskapai terbaik dunia, kali ini mereka harus terlempar. Meski demikian, Garuda Indonesia masih berhasil mempertahankan 5 bintang dan menyabet penghargaan lain.
Dorong Potensi Wisata, Citilink Buka Rute Hongkong-Manado
Dalam rangka mendukung kemajuan potensi pariwisata Indonesia, khususnya Manado, maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia membuka rute penerbangan dari Hongkong menuju Manado (pp). Wisman asal Cina yang datang ke Indonesia pada bulan Mei 2016 sebanyak 115.406 orang atau 12,61 persen.
Masa Depan Negeri Tanpa Pilot?
Lalu lintas udara Indonesia makin sibuk. Jumlah pesawat makin banyak. Sayang, pertumbuhan jumlah pilot lokal belum bisa mengimbanginya. Pilot-pilot asing pun masuk untuk mengisi kekosongan. Padahal, ada masalah mendasar mengapa jumlah pilot lokal tak bisa tumbuh pesat.
Lion Air Bebas dari Daftar Hitam Uni Eropa
Maskapai penerbangan Lion Air resmi dikeluarkan dari daftar hitam penerbangan Uni Eropa bersama dengan Citilink dan Batik Air. Sementara itu, masih ada 52 maskapai Indonesia lainnya yang belum keluar dari daftar tersebut.
Maskapai Penerbangan Syariah Pertama Malaysia Ditutup
Departemen Penerbangan Sipil (DCA) telah menerbitkan pelarangan terbang untuk maskapai syariah pertama Malaysia, Rayani Air, karena dinilai tidak memenuhi standar-standar kemanan yang telah ditetapkan oleh komisi penerbangan terserbut.
Kemenhub Cabut Enam Rute Dari Lima Maskapai
Enam rute dari lima maskapai penerbangan dicabut ijinnya oleh Kemenhub pada periode Januari hingga Mei 2016 karena maskapai-maskapai tersebut tidak melaksanakan pelayanan sesuai ketentuan. Pencabutan ijin tersebut meliputi semua frekuensi yang dilayani dalam rute tersebut. Lima maskapai tersebut adalah PT Travel Express (rute Manado-Sorong), PT Tri MG Intra Airlines (Balikpapan-Halim), PT Kalstar Aviation (Balikpapan-Samarinda, Balikpapan-Pontianak), PT Sriwijaya Airlines (Jakarta-Pekanbaru) dan PT Nam Air (Jakarta-Pontianak).
YLKI Imbau Lion Air Alihkan Penumpang ke Maskapai Lain
YLKI memperingatkan supaya Lion Air memperhatikan hak-hak konsumennya terkait dengan penundaan 277 penerbangan pascaberlakunya sanksi dari Kementerian Perhubungan. Lembaga ini mengimbau Lion Air untuk tidak sekadar mengganti uang tiket dari penumpang, tetapi juga mengalihkan mereka ke maskapai penerbangan lain.
Lion Air Lawan Sanksi Kemenhub, YLKI: Jangan Merasa Anak Emas
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, menyindir sikap maskapai penerbangan Lion Air yang balik melaporkan Kementerian Perhubungan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri dan mengancam menunda 277 penerbangannya selama satu bulan. Ia mengungkapkan, Lion Air seharusnya menerima sanksi itu dengan iktikad baik dan tidak merasa jadi anak emas dari Kementerian Perhubungan.
Maskapai Singa Merah yang Penuh Masalah
Hujatan demi hujatan terus dilontarkan ke Lion Air yang tak kunjung berbenah untuk mengatasi delay. Terakhir, maskapai berlogo Singa Merah ini kembali membuat kesal para penumpangnya karena delay parah akibat aksi mogok massal para pilotnya. Pemogokan massal pilot Lion Air ini sudah dimulai sejak Senin (9/5/2016) dan berlangsung selama sekitar 3 hari, dengan tuntutan hak uang trasport yang selalu telat.
Lion Air dan Airbus
Pembelian Lion Air kepada Airbus

Pilot Mogok Kerja, Diduga Uang Transport Belum Dibayarkan
Tindakan mogok kerja pilot-pilot maskapai penerbangan Lion Air mengakibatkan dua penerbangan di Bandar Udara Adi Soemarno, Surakarta di Kabupaten Boyolali mengalami keterlambatan.
Masuk tirto.id








